Monday, 21/5/2018 | 9:10 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Tips Untuk Mendeteksi Kondisi Transmisi Matic Mobil Bekas

Tips Untuk Mendeteksi Kondisi Transmisi Matic Mobil Bekas

 

Otolibs.com – Mobil bekas saat ini telah dipilih sebagian besar para pecinta otomotif.Selain harganya jauh lebih murah ternyata kualitasnya yang masih bagus juga sangatlah banyak.

Saat ini banyak konsumen yang lebih memilih menggunakan mobil dengan transmisi canggih, hal ini dikarenakan selain nyaman juga lebih cepat digunakan untuk mendahului. Untuk itu cara berikut dapat membantu Anda didalam mendeteksi kondisi transmisi mobil bekas.

Tips Untuk Mendeteksi Kondisi Transmisi Matic Mobil Bekas

Cek Volume Fluida Automatic Transmision Fluid (ATF)

Langkah awal didalam memilih transmisi mobil matic bekas adalah dengan mengecek fluida Automatic Transmision Fluid (ATF) dengan cara memposisikan shifter di P lalu mesin nyalakan dan parkirĀ  kira-kira 1.5 menit.

Cabut dipstick transmisi lalu bersihkan oli pada batang pengukur dan masukkan kembali, saat keadaan panas maupun dingin ketinggian oli harus mencapai batas atas parameter dingin, jika panas ada batas panas.

Cek Kondisi Fluida

Selanjutnya yaitu dengan memperhatikan warna oli, oli normal umumnya akan transparan dengan ATF berwarna merah yang dijual. Meskipun sudah pudar warna oli akan tetap transparan atau tembus pandang.

Anda bisa mencium dari aromanya, saat aromanya bau terbakar atau hangus hal ini menandakan bahwa harus cepat diganti. Oleh karena itu jangan dibiarkan saat Anda sudah mengetahui hal ini karena jika dibiarkan yang ada justru akan memberikan budget pengeluaran yang lebih besar.

Lakukan Test Drive

Selain kedua cara diatas adalah dengan melakukan test drive karena hal ini Anda bisa langsung merasakan tunggangan dari mobil tersebut seperti apa, apakah masih dalam kondisi bagus atau tidak.

Jangan Salah Ganti Oli

Setelah mengetahui cara menentukan transmisi mobil matic bakas, selanjutnya yaitu pastikan Anda tidak salah memilih oli, hal ini dikarenakan jika asal dalam mengganti oli dapat membuka lubang pada pembuangan di dasar gearboks dengan demikian sebagian oli akan tertinggal didalam transmisi.

Umumnya oli transmisi otomatis membutuhkan lebih banyak jika dibandingkan dengan transmisi manual, dan pastikan tidak kurang dari 5 liter hal ini dikarenakan volumenya di dalam torque converter sangat banyak, oleh karena itu harus ekstra diperhatikan.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *