Monday, 21/5/2018 | 9:16 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

4 Hal yang Menyebabkan Tenaga Mesin ‘Drop’ Saat AC Nyala

4 Hal yang Menyebabkan Tenaga Mesin “Drop” Saat AC Nyala

Otolibs.com – Indonesia merupakan negara yang mempunyai iklim tak menentu, terkadang panas namun kadang juga dingin. Bagi mereka yang terbiasa tinggal di iklim panas seperti Jakarta, Jogjakarta dan Semarang tentu keberadaan AC menjadi prioritas bagi mereka. Tak terkecuali para pengendara mobil yang selalu menyalakan AC mereka saat berada di perjalanan. Sayangnya, berbagai keluhan akan AC mobil sering mereka lontarkan seperti AC tidak dingin, bau, dan juga hal-hal yang terkait dengan mesin.

Saat kompresor AC mulai bekerja umumnya orang mengatakan bahwa tarikannya mulai terasa berat, memang benar karena pada prinsipnya kompresor AC bisa membebani mobil dan dikhawatirkan tenaga mesin bisa langsung drop atau bisa juga terjadi kasus mesin hendak mati saat dalam kondisi berhenti. Jika Anda mengalami hal tersebut maka telusuri hal-hal apa saja yang menyebabkan Tenaga mesin menjadi Drop.

4 Hal yang Menyebabkan Tenaga Mesin Drop saat AC Nyala

Pengaturan rpm pada Kondisi Idle Kurang Tepat

Bagi para pemilik mobil yang belum menggunakan sistem injeksi, penyebab tenaga mesin menjadi drop saat AC nyala adalah karena pengaturan rpm pada kondisi idle kurang tepat. Penyetelan ini berfungsi untuk menyesuaikan beban beserta putaran mesin. Idealnya, ketika posisi mobil diam dan AC belum dinyalakan otomatis jarum menunjukkan pada 800 rpm.

Akan tetapi saat AC hidup seharusnya jarum menunjukkan pada angka 900-1.000 rpm. Jika kurang dari itu biasanya mesin akan mati. Lain halnya jika mobil Anda sudah injeksi maka pengaturan ini telah di set dari komputer. Akan tetapi terkadang juga masih terdapat beberapa yang memerlukan penyetelan.

Kompresor tidak Sesuai dengan Standar atau Terlalu Besar

Umumnya saat orang mengganti kompresor yang bukan bawaan dari pabrik maka akan sulit untuk menyelaraskan ukurannya, untuk itu saat ukuran kompresor tidak sesuai atau terlalu besar maka bisa menjadikan mesin drop. Hal ini dikarenakan bisa saja kompresor yang telah dibeli tersebut merupakan bekas modifikasi, penggantian produk setelah pemasaran dengan spesifikasi yang lebih bagus namun tidaklah sesuai.

Kondisi Sirkulasi yang Kurang Baik

Saat sirkulasi dalam kondisi yang kurang baik maka tenaga mesin akan terasa berat, untuk itu pastikan Anda mengecek sistem perputaran AC, Kendensor hingga evapator. Jika bagian perputaran untuk hembusan udara terhambat, otomatis kerja kompresor akan menjadi berat.

Kurangnya Perawatan

Sebelum mengejudge bahwa mesin drop karena AC sebaiknya Anda juga yakinkan terlebih dahulu, apakah perawatan terhadap mobil sering dilakukan dengan baik atau tidak. Sebaiknya saat dilakukan perawan beberapa hal yang harus diperhatikan seperti oli, saringan udara dan komponen lainnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *