Friday, 21/9/2018 | 1:26 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Menjajal Kemampuan Honda Sonic Nabire

Honda Sonic Nabire

 

Otolibs.com – Mengusung New Honda Sonic 150 baru, pada balap di sirkuit Tawang Mas, Semarang lalu, Pembalap Hafid JW mampu menyabet peringkat kedua. Motor yang baru tiga kali turun lapangan itu cukup gesit melawan tantangan yang disuguhkan saat berlaga pada kelas Bebek Tune Up 150 cc

Di Balik Honda Sonic 150 Ala Tim FMR 703 CMX AWRT

Modifikasi

Ada banyak modifikasi yang dibuat oleh tim dari Papua yang dimiliki oleh Jhony H. Siahaan, seorang pengusaha asal Nabire. Salah satunya adalah pergantian piston yang dilakukan untuk mendapatkan perbandingan kompresi sehingga bisa lebih tinggi serta keberlangsungan mesin yang lebih yahud.

Piston yang digunakan memiliki diameter 57,3 mm yang bisa menghasilkan rasio kompresi menjadi 13,2 : 1. Diameter yang ditanamkan pada mesin motor ini sebenarnya tidak jauh berbeda dari diamter bawaannya.

Selain piston, yang diganti dari New Honda Sonic 150 ini adalah injektor. Semprotan yang dihasilkan oleh injektor keluaran dari BRT ini dianggap lebih homogen. Sehingga lebih dapat menjamin efisiensi bahan bakar.

Untuk memaksimalkan kerja dari injektor yang baru, perancang modifikasi ini, yaitu seorang dari Jogjakarta bernama julukan Mletis, memasangkan Electronic Control Unit keluaran Rextor. Tenaga yang dihasilkan memang terbukti kuat sehingga mampu menaklukkan sirkuit Tawang Mas yang patah-patah.

Ban depan yang dipilih untuk New Honda Sonic 150 modifikasi ini adalah FDR 90-17 sedangkan belakangnya 80-17. Suspensi depan dari motor ini adalah Trax-D. Untuk melengkapi motor racing spektakuler ini maka knalpot RCB dirasa cocok.

Peracik New Honda Sonic 150 Nabire

Kenalkan dia adalah Haris Sakti Wibowo atau yang akrab disapa dengan Mletis. Siapa tidak kenal dengan pemuda kelahiran 24 Februari 1986 tersebut?. Mekanik yang selama ini berguru di padepokan MBKW2 yang bermarkas di Berbah, Sleman, Jogjakarta ini, sudah didapuk Yamaha menjadi mekanik yang mendapat label mumpuni.

Sebelumnya, Mletiz juga dipercaya untuk memegang kendali atas motor-motor pembalap dari tim Trijaya Racing. Padahal dahulu saat bersekolah, jurusan yang dipilih oleh Mlethiz jauh dari kata mesin. Tetapi memang pengalaman adalah guru terbaik.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *