Sunday, 21/1/2018 | 12:29 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Program LCEV Dari Nissan Indonesia

 

Program LCEV Dari Nissan Indonesia

Otolibs.com – Program LCEV atau Low Carbon Emmision Vechile saat ini sedang dalam proses lanjutan yang diambil oleh pemerintah Indonesia melalui Kementrian Perindustrian.

Kementrian ini juga menargetkan regulasi tersebut akan selesai pada tahun ini dan program akan diluncurkan pada tahun 2018. Program LCEV juga sudah memiliki banyak jagoan yang akan ikut serta didalamnya.

Program ini akan datang setelah adanya program LCGC atau low cost green car yang memiliki konsep hijau dan murah.

Program LCEV Nissan Indonesia

Untuk masuk dalam kategori ini, pihak dari PT Nissan Motor Indonesia atau NMI sudah memiliki banyak teknologi atau jagoan yang sudah disiapkan untuk mengikuti program tersebut.

Program LCEV ini juga sudah sama dengan adanya pengembangan teknologi Nissan untuk masa depan, dengan menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan. Hal ini sudah sesuai dengan konsep Intelligent Mobility.

Mobil Nissan LCEV

Jika biasanya mobil mewah akan terkena pajang kendaraan bermotor, program LCEB ini akan mendorong produksi kendaraan ramah lingkungan yang ada di Indonesia.

Mobil ini menggunakan teknologi mesinhibrida, turbo, gas dan listrik sebagai fasilitas keringanan pajak penambahan nilai atas barang mewah atau PPnBM. Program dari LCEV ini juga sudah menyiapkan insentif dengan memberikan diskon PPnBM dari 25% sampai dengan 75%.

Diskon tersebut diberikan dari seberapa irit konsumsi bahan bakar yang diproleh dari 20-28 kpl.

Selain itu Nissan juga memiliki teknologi lainnya seperti E-Power. Teknologi ini merupakan wujud dari adanya ambisi Nissan untuk mematahkan dominasi dari Toyota Prius melalui teknologi hibrida.

Sistem ini memiliki kemiripan dengan mobil Chevrolet Volt yang memiliki konsep konvensional untuk penggunaan generator yang dapat menciptakan aliran listrik untuk menggerakan roda.

Mobil Nissan ini memiliki mesin 1.2 liter dengan 3 silinder yang dapat berfungsi sebagai generator penyuplai tenaga ke dalam baterai lithium ion. Untuk ukuran baterai juga lebih kompak, dapat menggerakkan roda depan sampai dengan 109 tk saat torsi 245 Nm. Nissa ini akan sangat irit dengan adanya konsumsi bahan bakar sampai 34 kpl.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *