Wednesday, 18/7/2018 | 4:40 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Ternyata Ini Penyebab Lampu Motor yang Mudah Putus

1. Ternyata Ini Penyebab Lampu Motor yang Mudah Putus

Otolibs.com – Lampu depan atau biasa disebut sebagai lampu utama pada motor merupakan peranti paling utama dan penting bagi sebuah sepeda motor. Adapun fungsi utama dari lampu utama adalah digunakan sebagai penerangan di malam hari maupun siang hari. Ketika lampu utama pada motor rusak atau mati, maka fungsinya sebagai media penerangan menjadi terganggu. Terlebih lagi jika Anda berkendara di waktu malam hari, tentunya sangat membutuhkan yang namanya penerangan.

Penyebab dan Pemeriksaan Area Kelistrikan

Penyebab Lampu Motor yang Mati

Sebenarnya salah satu penyebab lampu motor yang sering mati dan putus ialah disebabkan oleh kualitas bohlam lampu yang rendah atau tidak memenuhi persyaratan standar dari lampu yang dibutuhkan oleh motor tersebut. Selain itu, lampu motor yang sering putus disebabkan oleh kiprok atau regulator rectifier yang sudah lemah.

Adapun fungsi dari kiprok adalah untuk menahan dan juga menstabilkan arus listrik yang datang dari spul. Lalu arus listrik ini diteruskan ke bagian aki. Kiprok yang lemah menyebabkan arus listrik menjadi tidak bisa ditahan. Hal yang bisa Anda lakukan untuk mendeteksi kiprok yang lemah atau mulai rusak adalah dengan mengamati lampu utama motor. Jika lampu utama motor mulai redup maka ini merupakan tanda bahwa kiprok sudah lemah.

Atau bisa juga disebabkan oleh aki yang tidak mau mengecas. Penyebab yang paling sering muncul adalah penahan listrik yang sudah korslet. Untuk melakukan pengecekan yang mudah adalah dengan menggunakan voltmeter. Pengecekkan ini penting untuk dilakukan karena kiprok yang sudah rusak selain bisa menyebabkan lampu motor cepat putus juga bisa mengakibatkan motor mati atau tidak bisa bekerja.

Pemeriksaan pada Kelistrikan

Pengecekkan yang dapat dilakukan adalah pada tegangan yang menuju ke lampu depan menggunakan AVO meter. Apabila tegangan yang ditujukan sesuai dengan spesifikasi lampu, maka tidak ada masalah pada kiprok. Apabila yang terjadi sebaliknya, yakni tegangan pada lampu melebihi spesifikasi berarti penyebab lampu putus adalah kiprok tidak mampu membatasi tegangan yang masuk ke lampu.

Hal lain yang mungkin terjadi adalah adanya kabel massa yang menuju ke kiprok terputus. Sehingga menyebabkan tegangan berlebih yang diterima oleh lampu depan dan tidak bisa dibatasi atau tidak bisa dialirkan ke massa, akibatnya lampu depan menjadi putus.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *