Wednesday, 18/7/2018 | 4:38 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Panoz GT-EV, Siap Taklukkan 24 Hours Le Mans

Panoz GT EV

Otolibs.com – Tren mobil listrik sudah mulai marak akhir-akhir ini. Banyak pabrikan berlomba menciptakan mobil listrik terbaik untuk memenuhi permintaan pasar yang membeludak. Walaupun demikian, banyak pabrikan yang masih menerapkan sistem hybrid pada mobil produksi mereka karena masih minimnya fasilitas untuk penerapan mobil listrik.

Keunggulan mobil listrik dibandingkan dengan mobil konvensional adalah diklaim lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang. Selain itu kendaraan berbasis listrik juga memiliki kecepatan dan akselerasi yang menakjubkan.

Panor Racing Jajal Kemampuan Mobil Produksinya

Kendala Mobil Listrik

Walaupun memiliki banyak kelebihan tetapi mobil listrik juga memiliki kekurangan yang harus dipertimbangkan dan dicari penyelesaiannya. Ketahanan mobil listrik untuk dibawa berkendara jauh dan juga lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi daya sampai penuh merupakan kendala yang selama ini dirasakan.

Pengembangan dan penyempurnaan selalu dilakukan agar tercipta mobil listrik dengan ketangguhan yang diharapkan mengalahkan performa mobil konvensional yang sudah ada. Untuk menjawab tantangan tersebut pihak Panoz Racing akan menjajal mobil listrik terbarunya.

Taklukkan Le Mans

Tidak main-main, pihak Panoz Racing akan mengusung mobil andalannya ke ajang adu ketahanan mobil di Le Mans. Lomba ini dikenal dengan 24 Hours of Le Mans atau Le Mans 24 Jam. Di sini semua mobil terbaik akan berlomba mengadu kekuatan dan ketahanan mereka sembari menakhlukkan sirkuit Le Mans.

Untuk ajang tahun depan, Panoz Racing akan mengunggulkan mobil listrik Grenn4U GT-EV. Mobil dari pabrikan asal Amerika Serikat ini dapat menghasilkan daya 400 sampai 450kW. Daya tersebut setara dengan 600 tenaga kuda.

Kelebihan lain dari mobil ini adalah sasis berserat karbonnya yang memiliki desain unik. Pengemudi di dalam mobil ini akan ditempatkan di sebelah kiri, sementara sebelah kanan akan diisi dengan penempatan baterai.

Walaupun sama sekali tidak menggunakan cairan minyak sebagai bahan bakarnya, tetapi mobil yang memiliki berat sekitar 1.247 kg ini dipercaya dapat melaju dengan kencang dan tetap bisa bertahan selama dua puluh empat jam. Rencananya jika baterai mulai habis, maka akan diganti saat pit stop.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *