Monday, 16/7/2018 | 8:51 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Mengapa Motor Matik Anda Bersuara Berisik?

Mengapa Motor Matik Anda Bersuara Berisik

Otolibs.com – Motor matik sekarang ini sudah menjadi pilihan bagi para pengguna sepeda motor di Indonesia. Selain karena cara  pemakaiannya yang tidak rumit, motor matik ini adalah pilihan yang praktis dan sangat nyaman untuk dibawa kemana pun karena ruang angkut yang memang lumayan besar.

Perawatan Motor Matik sangat Mudah

Dari segi perawatan pun motor matik ini sebenarnya tidak terlau susah dan ribet bagi para pemiliknya. Standar operasional penggantian komponen tertentu seperti busi, oli, dan setel klepnya juga hampir sama dengan motor yang bergigi.

Salah satu yang membedakan dari keduanya adalah pada penggunaan jenis olinya, yakni oli mesin dan oli transmisi. Oli transmisi sebagai oli gardan juga memiliki fungsi untuk memperlancar kinerja transmisi otomatis. Gesekan di setiap komponen akan membesar jika oli transmisi sudah kehabisan atau sedikit kering. Hal itu akan membuat mesin menjadi sangat berisik.

Penggantian Oli Harus Rutin

Apalagi jika sedang di gas maka suaranya akan benar-benar membuat para pendengarnya ingin tutup telinga. Maka dari itu, sangat disarankan bagi Anda untuk selalu rutin mengganti oli gardan tersebut dalam 8.000 km. Hal ini juga tentunya akan membuat mesin tidak berisik di jalanan kecuali memang timing beltnya sudah mulai aus maka harus diganti.

Matik ini tentu telah membuktikan diri sebagai motor matik yang sangat dominan diantara motor bebek dan sport. Berdasarkan data asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia tidak banyak pengguna yang memperhatikan motor matik ini. Buktinya ada suara yang bising.

Suara bising ini berasal dari komponen continous variable transmission serta mesin. Asal suaranya dari CVT dan mesin serta leher.Untuk CVT tentu saja bersuara karena roller penyok dan suara kasar itu merupakan komponen yang saling bergesekan.

Oleh karena itu pemilik motor matik harus rutin melakukan service kendaraannya minimal secara reguler dalam mengganti oli. Penggantian oli gardan juga dilakukan tiap jarak tempuh 8000 km.Sementara untuk servis CVTnya setiap dua atau tiga bulan sekali. CVT nya dibersihkan jika ada yang rusak maka harus secepatnya diganti.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *