Monday, 23/4/2018 | 11:31 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Honda Tawarkan Konsep Mobil Masa Depan

aaa

 

Otolibs.com – Honda menawarkan terobosan mobil masa depan di Tokyo Motor Show 2017 rabu pekan lalu di Tokyo Big Sight, produsen Jepang ini membawa 3 jenis mobil unggulan dengan ┬ákonsep ramah lingkungan. Sport EV (Electric vehicle), Urban EV dan NeuV, ketiganya di klaim bisa menunjang berkendara lebih aman dan mengutamakan keselamatan. Konsep desain dinamis di nilai cocok untuk kaum urban dan emisi ramah lingkungan.

Datang langsung ke Motor Show Tahunan kali ini, TakashiroHachigo selaku President, CEO dan Representative Director of Honda Motor Co.,Ltd, memaparkan bahwa konsep dari ketiga mobil unggulan masa depan ini menonjolkan sisi teknologi tinggi dan tampilan unik. Benar saja, ketiganya mampu menarik perhatian mengunjung event motor tahunan ini.

Konsep mobil masa depan yang ditawarkan Honda

Mobil masa depan yang ramah lingkungan memang menjadi konsep banyak produsen mobil dunia, tak terkecuali Honda. Dikutip dari Takahiro Hachigo pada Tokyo Motor Show pekan lalu, bahwa Honda sedang melakukan mengembangkan model mobil baru untuk masa depan, khususnya yang ramah lingkungan seperti ketiga model yang dibawa dalam ajang tahunan tersebut.

 Ketiga mobil ini memang memiliki model berbeda namun dalam satu konsep utama, ramah lingkungan. Model sport EV adalah mobil listrik dengan tenaga tinggi sehingga tetap bisa digunakan jarak jauh, sedangkan untuk model Urban EV adalah city car yang cocok untuk anak muda dengan mobilitas tinggi. Model NeuV memiliki teknologi lebih tinggi karena bisa kemudikan tanpa memegang stir secara langsung, sudah jelas ini memang terobosan mobil masa depan berteknologi tinggi.

Honda sudah mulai menawarkan mobil masa depan di pasar Amerika Serikat dan Jepang yaitu Clarity, berbahan dasar fuel cell (hidrogen). Mobil sedan ini berkapasitas 5 orang penumpang dan juga terdapat varian plug-in hybrid. Kapan mobil masa depan berteknologi tinggi akan masuk ke Indonesia? Dikutip dari JonfisFandy selaku Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT. Honda Prospect Motor (HPM), belum adanya kesiapan infrastruktur menjadi penghambat terbesar masuknya mobil masa depan di tanah air.

Beban pajak yang tinggi untuk mobil hibrida sesuai dengan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 125 persen, ditambah dengan Peraturan Menteri Keuangan tentang bea masuk barang impor yang kini mencapai 50 persen dari harga pasaran, maka bisa jadi Indonesia masih jauh dari pasar mobil masa depanberteknologi tinggi yang ramah lingkungan.

 

 

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *