Sunday, 23/9/2018 | 8:37 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Honda Indonesia Tarik Accord, Karena Takut Terbakar

Honda Indonesia Tarik Accord Karena Takut Terbakar

Otolibs.com – PT Honda Prospect Motor atau HPM melakukan penarikan kembali, karena terjadi masalah pada komponen baterai sensor assy dari mobil Honda Accord yang diproduksi tahun 2013-2016.

Recall Honda Accord di Indonesia ini merupakan bagian dari program global yang dijalankan oleh Honda Motor untuk memastikan standar keselamatan dari produk yang mereka buat.

Honda Indonesia Tarik Accord, Karena Takut Terbakar

Masalah yang terjadi pada komponen sensor baterai Honda Accord ini terindentifikasi bermasalah dan akan segera dilakukan penggantian baterai sensor assy tapi tanpa dikenakan biaya apapun.

Proses penggantian komponen ini dilakukan kurang lebih selama 30 menit dan dilakukan oleh seluruh dealer resmi Honda yang ada di Indonesia. sedangkan tindakan penarikan accord dilakukan untuk mencegah adanya kemungkinan terjadinya kerusakan yang diakibatkan hubungan arus pendek yang ada pada internal baterai. Selain itu ada juga kemungkinan terburuk menyebabkan terbakar.

Seluruh konsumen Honda juga berhak mendapatkan kendaraan yang memiliki kondisi standar keselamatan dan kualitas yang tinggi. Oleh karena itu program ini termasuk bagian dari evaluasi berkesinambungan yang dilakukan terhadap seluruh produk dan untuk mencapai kepuasan pelanggan yang tertinggi.

Selain itu dealer resmi Honda juga akan mulai mengirimkan surat pemberitahuan langsung dan ditujukan pada pemilik mobil yang sudah terindentifikasi.

Recall Mobil Accord

Honda Motor Corp juga sudah mengeluarkan keputusan recall dan ada lebih dari 11 ribu sedan accord yang akan di tarik. Penarikan ini karena adanya masalah pada airbag yang dipasang pada bagian penumpang depan.

Penarikan ini juga merupakan penarikan yang keempat untuk Honda accord. Penyebab penarikan dari mobil-mobil tersebut disebabkan mulai dari adanya power stering yang rusak sampai dengan terjadinya masalah pada komponen airbag inflator.

Pada masalah power stering terjadi dari komponen yang mengatur sistem kelistrikan. Sedangkan pada masalah airbag inflator dapat mengembang berlebihan atau over deployment. Selain itu di Indonesia juga PT HPM sudah melakukan penraikan atau recall terhdadap 367 ribu kendaraan. Terdapat 6 model dan keseluruhan model merupakan mobil yang dipasarkan mulai tahun 2002.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *