Sunday, 21/1/2018 | 4:37 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Yamaha Cup Race Seri Terakhir di Solo

40. Yamaha Cup Race Seri Terakhir di Solo

Otolibs.com – Yamaha Cup Race 2017 (YCR 2017) ditutup dengan seri terakhir yang berlangsung di Sirkuit GOR Manahan Solo, Jawa Tengah, akhir pekan tanggal 25-26 November 2017. Sebelumnya putaran YCR 2017 sudah berlangsung di dua kota yaitu Kebumen (5-6 Agustus) dan Kediri (21-22 Oktober).

Seri kali ini merupakan babak penentuan untuk mengetahui predikat juara umum yang nantinya berhak membawa hadiah empat unit sepeda motor Yamaha. Sejauh ini Tim Bromo Jaya Mix Dinar Cahya FDR NHK RCB1 Kate selalu memenangkan juara umum tim privateer untuk kategori seeded ataupun pemula.

Banyak kejutan diberikan dalam sesi final YCR 2017 Solo.Di antaranya adalah kehadiran pebalap yang meraih podium juara saat seri WSSP 300 Jerez-Spanyol, Galang Hendra Pratama.Pembalap usia delapan belas tahun itu tengah bersiap untuk kompetisi full-series musim 2018.

Selain itu, hadir pula Rey Ratukore, pebalap YRI yang turun di Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017) kelas Asia Production 250 (AP250) dan Kejurnas IRS Sport 250 2017.Rey dan Galang membagi pengalaman dan ilmu mereka dalam balap motor. Rey mengajarkan tentang karakter stop and go sirkuit non permanen area stadion Manahan.

Komunitas Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) dari berbagai merk motor Yamaha dan MAXI Community juga ikut meramaikan YCR seri final di Solo ini. Mereka akan mengikuti Community Photo Contest.

Tidak cukup itu saja, ada freestyler berprestasi Asia, Wawan Tembong akan beraksi yang menegangkan. Penonton dijamin terhibur dengan aksi-aksi freestyler asal Boyolali, Jawa Tengah ini.Tidak lupa ada DJ performance dan kuis-kuis menarik yang disiapkan oleh penyelenggara.

Total 20 lap yang dilagakan, Ariyanto menorehkan total waktu terbaik 13:28.422, dan mengambil jarak yang tipis ke posisi dua yang diisi oleh Wildan Goma (+0.337 detik). Sementara posisi ketiga direbut Sulung Giwa (+12.843 detik).

Memulai start dari posisi enam, pebalap KIS Kalimantan ini mampu menusuk secara cepat sejak awal lap. Bahkan, Wildan Goma yang start di posisi pertama harus ikhlas hanya menguntit di belakang Ariyanto.

Banyaknya penonton yang mencapai ribuan orang selama dua hari pelaksanaan lomba, 25-26 November 2017, menunjukkan event tahunan ini mendapat respon positif dari masyarakat luas.

Yamaha sendiri berencana menghadirkan kembali seri balap bergengsi tersebut pada tahun depan. Bahkan akan menambah jangkauannya hingga ke luar Jawa.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *