Tuesday, 23/1/2018 | 1:42 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Masih Yakinkan Kamu Mobil Listrik Lebih Baik Dari Mobil Biasa, BMW?

Yakin Mobil Listrik Lebih Baik Dari Mobil Biasa, BMW

Otolibs.com – BMW yang masuk jadi salah satu produsen mobil yang gencar mengembangkan kendaraan listrik, tapi mereka juga rajin untuk menciptakan mobil-mobil konvensional. Lalu apakah nantinya kendaraan listrik BMW bakal lebih baik penjualannya dibandingkan mobil konvensional?

Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia, Jodie O’Tania, menanggapi hal tersebut dengan mengatakan BMW amatlah yakindengan kendaran listriknya. Tapi untuk  melampaui pencapaian mobil konvensionalnya memerlukan waktu.

“BMW sangat positif pada saat memperkenalkan model i (produk mobil listrik plug-in hybrid BMW). Kami menghadirkan mobilitas dan plug-in hybrid. Kami luncurkan i8 2016 dan respons sangat positif. Tapi untuk melampaui BMW petrol (bensin) masih di tahun-tahun mendatang,” ujarnya .

Lalu apa yang menjadikan mobil listrik BMW memerlukan waktu bertahun-tahun untuk dapat melampaui mobil konvensionalnya? Lalu Jodie menjelaskan, teknologi menjadi faktornya.

Dari faktor teknologi itu masih banyak yang musti dipelajari serta dipahami. Karena teknologi mobil listrik  adalah sesuatu yang dapat dibilang masih baru, dan masih harus diberi tahu dari segala sisinya kepada masyarakat.

“Karena ini teknologi baru dan penerimaan dari konsumen harus ditingkatkan. Dari sisi awareness. Jadi kita bukan hanya fokus menghadirkan saja tapi juga infrastruktur yang lengkap dan kemudahan aksesnya,” tutur Jodie.

Maka dari itu, Jodie lanjut menuturkan BMW giat untuk membantu pemerintah dan instansi lainnya untuk dapat memberikan edukasi pada masyarakat luas terkait kendaraan listrik yang sebentar lagi mau tak mau bakal jadi tren baru di industri otomotif Indonesia & seluruh dunia.

“Bentuk dukungan kami adalah transfer teknologi. Seputar teknisi teknologi baterai, jadi kami menghadirkan tenaga ahli untuk pelatihan di pemerintahan dan edukasi ke PLN dan berbagi pengalaman apa yang sudah dilakukan di negara lain seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Eropa,” pungkasnya

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *