Wednesday, 18/7/2018 | 8:25 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Inilah Penyebab Konsumen “Zaman Now”, Jarang ke Diler Mobil

Inilah Penyebab Konsumen Zaman Now, Jarang ke Diler Mobil

Otolibs.com – Akses internet yang makin gampang dan media sosial yang berkembang pesat, menjadikan arus informas maknin cepat mengalir. Masyarakat “zaman now” makin gampang untuk memperoleh memperoleh apa yang mereka ingin tahu, spesialnya mengenai produk roda empat.

Head of Marketing and Sales, Vincent Wijnen, Asia-Oceania Nissan/ Datsun mengungkapkan efek dari era baru ini. Dan faktanya, sekarang ini intensitas konsumen berkunjung ke diler makinlah kecil, terlebih cuma rata-rata satu kali, saat ingin membeli mobil.

“Di pasar zaman sekarang dan terjadi di seluruh dunia, di mana intensitas kedatangan konsumen ke diler untuk membeli mobil, kurang lebih hanya satu kali saja. Padahal pada 10 tahun lalu, rata-rata satu konsumen datang tujuh kali ke diler. Selain melihat, mereka mengecek kualitas dan juga test drive,” ujar Wijnen.

Wijnen mengimbuhkan, hal itu terjadi sebab konsumen telah tahu betul, apa yang telah mereka bakal beli. Tentu saja, semua informasinya telah diperoleh dari internet, memandang perbandingan produk, memantau pendapat orang-orang, dan mengenai kualitasnya.

“Mereka sudah memutuskan saat itu apa yang mereka mau, kemudian mereka tinggal pergi ke dealer dan mengatakan ‘saya mau mobil itu’. Kemudian tugas dealer adalah menjamin konsumen mendapat apa yang mereka mau,” ucap Wijnen.

“Memang begitu adanya, media sosial saat ini sangat gencar dan masyarakat bisa akses itu hanya dalam 10 menit saja, seperti di Instagram, Facebook dan lainnya. Sementara zaman dahulu, konsumen harus menunggu satu minggu untuk membaca laporan media dan pendapat orang-orang, tapi sekarang udah instan dan cepat,” tutur Wijnen.

Wijnen mengakui kalau produsen lampan mengikuti era itu, mereka tak bakal dapat untuk berjualan. Pemegang merek mestilah sigap dan gesit, terutama mengenai keluhan konsumen yang lalu jadi perbincangan di medsos.

“Jadi ini merupakan dunia berbeda, dan tak lagi sama dengan masa lalu. Jika merek mobil tak paham itu, mereka tak akan bisa menjual mobil, artinya, produsen mobil harus lebih gesit dan merespon cepat, dan tak bisa hanya duduk dan menunggu,” ujar Wijnen.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *