Thursday, 19/4/2018 | 1:25 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Bolehkah Jual Tahu Bulat di Pikap? Ini Jawabannya

Bolehkah Jual Tahu Bulat di Pikap Ini Jawabannya

 

 

Otolibs.com – Berdagang memakai kendaraan bermotor tidaklah dilarang, tapimesti sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pedagang tahu bulat yang beraktivitas di atas kendaraan seperti pikap atau sepeda motor roda tiga jadi sorotan, terutama selepas beberapa kasus kebakaran yang terjadi.

Salah satu contohnya kejadian di dekat mal Taman Anggrek, pada Rabu (21/2/2018). Pikap pedagang tahu bulat terbakar saat malam hari, dugaan penyebabnya yakni kebocoran gas.

Dek pikap dipakai penjual tahu bulat untuk memasak dan menjajakan dagangan. Peluang membahayakan pedagang sendiri ataupun orang lain besar karena memakai kompor dengan tabung gas yang kemungkinan tak terpasang dengan benar dan aman serta peredarannya berdagang di jalan raya ataupun didekat pemukiman warga.

“Kalau diambil level risiko, ini termasuk yang berisiko tinggi, karena bergerak menggunakan fasilitas publik. Ini beda, levelnya lebih tinggi dari berdagang di pinggir jalan, walau sama-sama berisiko tinggi juga,” kata Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC).

Jusri pun lalu mempertanyakan mengenai legalitas berjualan tahu bulat di kendaraan. Ia menuturkan kalau modifikasi untuk berdagang seperti itu mestinya lolos uji KIR lebih dulu. Contohnya saja memang telah lolos uji KIR berarti pemerintah mesti bertanggung jawab atas kejadian seperti kebakaran.

“Kenapa ini bisa terjadi? Karena pemerintah maupun masyarakat secara umum lemah terhadap kesadaran keselamatan di jalan,” kata Jusri.

Kalau penjual tahu bulat yang tak mempunyai bukti lolos uji KIR berada di jalanan semestinya langsung ditindak, ucap Jusri. Hal tersebut dikatakan semestinya juga berlaku untuk berdagang jenis lain, misalnya food truck.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *