Friday, 20/4/2018 | 9:07 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

BMW Telah Siap Gelontorkan Lebih Banyak Lagi Mobil Listrik Ke Indonesia

BMW Telah Siap Gelontorkan Lebih Banyak Lagi Mobil Listrik Ke Indonesia

 

Otolibs.com – Jadi salah satu pelopor mobilitas listrik, BMW siap gelontorkan aneka mobil listrik atau hybrid yang masuk ke dalam keluarga di Indonesia.

Selama ini BMW telah meluncurkan mobil sport hybrid i8 di Indonesia, ke depan, pilihan mobil rendah emisi tersebut bakal lebih banyak.

“Jadi kami akan meluncurkan beberapa BMW i, untuk jenisnya belum bisa dikonfirmasi. Ditunggu saja,” ujar”Jadi kami akan meluncurkan beberapa BMW i, untuk jenisnya belum bisa dikonfirmasi. Ditunggu saja,” ujar Jodie O’tania selaku Vice President Communications BMW Group Indonesia, di sela-sela test drive BMW Seri 5 ke-5 kota di Jawa.

Jodie mengimbuhkan, sebelum dapat benar-benar menjual kendaraan ramah lingkungan di Indonesia, BMW bakal lebih fokus untuk kenalkan keuntungan mempunyai kendaraan ramah lingkungan.

“Pada saat ini yang dibutuhkan adalah informasi kepada konsumen mengenai keuntungan, manfaat, penggunaan kendaraan listrik. Jadi pada saat membawa (memperkenalkan di Indonesia-Red) pun lebih ke memperkenalkan kendaraan listrik lebih dulu,” kiranya.

Tapi yang jadi konsen BMW sebelum dapat benar-benar kenalkan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. BMW pun masih menunggu regulasi pasti akan kendaraan listrik di Indonesia.

“Kapan produksi mobil listrik di Indonesia? Saat ini kalau BMW i3 dan i8, itu hanya produksi di Jerman. Kalau plug in hybrid seperti BMW X5 dan Seri 5 itu sudah ada di Malaysia dan Thailand (produksinya-Red),” ungkap Jodie.

Untuk dapat merakit lokal kendaraan hybrid di Indonesia, BMW Group Indonesia , BMW Group Indonesia masih terus akan lakukan penelitian. “BMW i Performance plug-in hybrid, kita masih melakukan test, ke media dan stakeholder. Kita (BMW Group Indonesia-Red) belum memperkenalkannya. Karena ini semua berpengaruh terhadap harga. Karena memang blm ada regulasi yang mengatur seputar kendaraan listrik, seperti pajak plug in hybrid dan lain-lain. Jadi kami masih menunggu regulasi,” ujarnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *