Wednesday, 18/7/2018 | 11:53 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Gimanakah Cara Pria Ini Rawat 30 Mobil di Garasinya?

Gimanakah Cara Pria Ini Rawat 30 Mobil di Garasinya

 

 

Otolibs.com – Mengurus satu mobil & satu motor saja lumayan susah. Tak jarang juga beberapa orang lebih memilih untuk mempunyai dua mobil lebih langsung memakai tenaga tambahan atau asisten untuk dapat mengurusnya. Lalu seperti apa jika di garasi terdapat 30 mobil lebih dan diurus tanpa asisten ya?

Penggagas serta pemilik Kedai Built Up, Helmie Sarosa telah mempunyai lebih dari 30 mobil berumur di garasinya yang masih pada kondisi prima. Tanpa memakai asisten, ia bersama dengan sang istri mengurusi semua kendaraannya tersebut.

“Pernah saya pakai asisten buat bantu-bantu, hasilnya malah saya tidak ngapa-ngapain. Tinggal nyuruh saja. Jadi tidak pakai lagi. Mending ngurus sendiri, dibantu istri paling sesekali,” katanya di Kedai Built Up, Taman Galaxy, Bekasi, Jawa Barat.

“Tidak susah kok. Kurang lebih 2 sampai 4 mobil tiap harinya saya bersihkan dan panaskan, tergantung enjoy-nya yang mana. Misal, hari ini saya mau pakai DX (Corolla DX), ya saya bersihkan, keluarin dan jalan-jalan ke komplek. Bergantian seperti itu,” tambah Helmie Sarosa.

Kadang kala sang anak pun ikut membantunya. Namun bukan seperti Helmie, cara sang anak cukup berbeda yaitu dengan dibawa jalan-jalan.

“Kadang anak saya mau keluar dan bawa mobil, yasudah bawa ini saja (menunjuk mobil Toyota Carina-Red) sekalian dipanaskan. Nanti pulangnya di cuci. Lumayan kan,” ujar Helmie.

Untuk merawat dan merestorasi interior atau eksterior, biasanya Helmie memanggil kenalannya untuk datang ke rumah agar dibereskan. Kalau tidak, dirinya akan bersama dengan temannya hunting mencari bengkel untuk merawat mobil.

“Saya juga kan kenal dekat dengan beberapa teman komunitas, jadi kalau kenapa-kenapa sharing sama mereka. Mereka juga begitu ke saya,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Helmie SRS tersebut membuka Kedai Built Up, sebuah garasi untuk mobil-mobil built up tua. Garasi Kedai Built Up terbuka kepada siapa sajayang ingin melihat atau membeli mobil klasik.

“Saya mengoleksi, tapi saya tidak pernah menjadikan mobil-mobil saya sebagai pusaka. Jadi kalau ada yang merasa cocok, silakan dibeli. Datang saja, main ke tempat saya silakan. Ada kedai kopinya. Terbuka untuk siapa saja,” kata Helmie.

Di Kedai Built Up, mobil-mobil yang ada yakni mobil keluaran 2005 ke bawah. Terlebih, ada mobil keluaran dari tahun 1960-an. “Di dalam kedai sekarang kurang lebih 25-30 unit. Mobil built up semua. Dan itu bertukar (berganti model) terus. Kalau ditanya sejak 2007 mungkin sudah 100 lebih mobil built up yang sudah pindah tangan dari Kedai Built Up,” ujar Helmie.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *