Tuesday, 17/7/2018 | 9:08 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Tanpa Adanya Engkol, Pengguna Honda Vario Mesti Rajin Cek Aki

Vario Harus Rajin Cek Aki

Otolibs.com – |Honda menghilangkan kick starter atau engkol di motor skutik Honda Vario. Ke depan, engkol juga akan dihilangkan dari skutik lainnya seperti Honda Scoopy maupun Honda BeAT.

Dijelaskan oleh Marketing Director AHM Thomas Wijaya, hal itu dilakukan sebab tren skutik dunia telah seperti itu, karena itu Honda Vario tidak lagi memakai engkol.

“Itu terjadi karena kami mengikuti tren motor dunia seperti big bike, sport hingga skuter besar yang sudah tidak ada kick starter. Lalu survei masyarakat yang memakai kick starter juga menurun dan berkurang. Nah secara psikologi memang membawa perasaan lebih aman. Tapi sekali lagi, secara survei menurun pengguna kick starter,” ucap Thomas di sela-sela peluncuran Honda Vario di Jakarta.

“Lalu, penggunaan kick starter juga sebenarnya merupakan perubahan layout dari kami untuk pasang smart key. Nah karena itu layout motor kita jadi berbeda. Sehingga engkol tidak diperlukan,” imbuhnya.

Padahal kita telah tahu kick starter kita memerlukan ketika motor jarang untuk digunakan atau lama tak dipakai. Jadi beberapa pengguna skutik pun masih bergantung kepada engkol ketika di di situasi tertentu. Menanggapi hal tersebut, Endro Sutarno Technical Training AHM menuturkan bahwa tak datangnya engkol atau kick starter pada skutik Honda masih tetap dapat hidup walau telah lama tak dipakai.

“Sebenarnya tidak masalah. Karena mungkin itu mindset dari konsumen kalau motor jarang dipakai terus kemudian susah untuk dihidupkan maka dia pakai engkol. Tapi sebenarnya di sistem PGM-FI (Programmed Fuel Injection) itu walaupun motor tidak digunakan lama pun, ketika ingin digunakan lagi langsung jreng. Yang penting kualitas baterainya bagus, ya. Hidupnya lebih mudah, itulah keunggulan dari teknologi PGM-FI,” terangnya.

Tetapi tetap, para pengguna-nya mesti rajin melihat baterai motor atau aki bilamana mesti diganti. Hal tersebut dapat dilihat dari indikator pada speedometer terbaru milik Honda Vario 125 dan 150 cc.

“Sebenarnya kalau sistem yang kemarin itu (skutik yang ada engkolnya), dia akan pakai engkol kalau aki benar-benar soak banget. Kalau di motor ini, sebelum soak banget sudah dikasih tau disini (speedometer-Red), bahwa baterai di motor sudah turun atau drop sekali sehingga harus ganti,” kata Endro.

Pada kesempatan yang sama, dirinya menerangkan kalau baterai aki ideal adalah pada angka 11,4 volt. Saat baterai telah berada di titik batas minimumnya, namun muncul peringatan berwarna merah di speedometer.

“Baterai aki itu di 11,4, plus minus 0,4. Sebenarnya ada warningnya di indikator, akan warna merah dia,” ujar Endro.

“Ini kan ada alarm-nya, ya. Otomatis akan ngaruh ke aki juga. Tanpa menggunakan alarm, bila didiamkan selama tiga bulan aki motor itu sudah berkurang sebanyak 50 persen. Tapi kalau menggunakan alarm bisa turun di 48 hari sudah berkurang sebanyak 50 persen. Karena ini posisinya alarm standby dan motor tidak diapa-apain. Namun di Vario, kita sudah setting bahwa alarm akan mati bila motor standby selama 10 hari. Setelah dari itu baru diaktifkan lagi, bila mau. Untuk pergantian akinya, tetap sama yaitu di dua sampai tiga tahun,” tutupnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *