Sunday, 23/9/2018 | 10:45 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Dengan Brand GAC, Toyota Serbu Pasar China

Dengan Brand GAC, Toyota Serbu Pasar China

 

 

Otolibs.com – Produsen mobil terbesar asal Jepang, Toyota Motor Corporation melakukan hal yang masih belum pernah dilakukan sebelumnya. Demi untuk memasuki pasar China, serta memenuhi permintaan pasar mobil ramah lingkungan di China. Dikatakan Toyota rela untuk mencopot label mereka pada mobil listrik mereka yang bakal dijual di China. Logo Toyota dikatakan akan diganti oleh lambang produsen mobil asal China, GAC Motor.

Diberitakan Reuters, langkah besar yang pertama kali diambil oleh Toyota ini, untuk menunjang kerjasama dengan GAC Motor di kawasan China. Dan mengkawinkan dua pabrikan Toyota dan GAC dengan memperkenalkan keunggulan masing-masing.

GAC disebutkan bakal dipercaya untuk mengontrol kualitas yang lebih baik, perluasan penjualan, dan pengembangan tersendiri dapat merakit mobil-mobil Toyota yang dimasukkan lambang GAC.

Sedangkan untuk Toyota langkah ini jadi langkah percepatan untuk memenuhi permintaan di Beijing, China. Karena kendaraan tersebut mempunyai 10% dari produksi produsen otomotif pada tahun 2019. Jadi, Toyota dapatmasuk secara besar-besaran di pasar terbesar Asia itu.

Toyota berencana bakal menjual Toyota GAC ix4 pada akhir tahun ini. Mobil itu adalah sebuah SUV kompak dengan tenaga baterai yang berbasis pada GAC’s Trumpchi GS4 dan sudah dikembangkan selama dua tahun belakangan. Itulah mobil listrik Toyota versi China pertama yang bakal beredar.

Tapi tak dijelaskan mobil bakal dibangun berdasarkan dengan standar Toyota atau GAC. Tapi dikatakan standar GAC dalam merakit mobil sangatlah tinggi.

“GS4 (mobil SUV crossover GAC) adalah mobil yang bagus dengan kualitas yang dapat diterima. GS4 menduduki peringkat No.1 di antara merek-merek China dan No.3 di antara semua merek untuk kualitas awal dalam kategori SUV kompak,” kata Jeff Cai, Beijing-based senior director at JD Power & Associates.

ix4 memberi Toyota cara yang lebih murah & cepat untuk memenuhi kuota jelang percepatan kendaraan listrik di China pada tahun 2020 nanti.

Tags: ,
About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *