Saturday, 23/6/2018 | 2:28 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Efek Pelumas Euro 2 Digunakan untuk Mesin Euro 4

Efek Pelumas Euro 2 Digunakan untuk Mesin Euro 4

Otolibs.com – Bulan Agustus nanti diharapkan para produsen mobil di Tanah Air telah memasarkan produknya dengan spesifikasi mesin standar emisi Euro 4. Namun nanti dulu Otolovers, jangan lupa dengan pemilihan pelumasnya. Karena terdapat risiko kerusakan mesin kalau pakai pelumas Euro 2 untuk mobil Euro 4.

Walau sama-sama pelumas, secara teknis pasti terdapat unsur di dalamnya yang berubah. Dan hal itulah yang menimbulkan risiko kerusakan kalau memakai pelumas Euro 2 untuk mobil dengan spesifikasi Euro 4.

“Banyak yang berbeda dari Euro 2 ke Euro 4. Mungkin nggak terlalu ada masalah. Ibarat pakai sabun biasa (Euro 2) terus ganti pakai sabun luluran (Euro 4) nggak apa-apa, tapi boros. Tapi biasa pakai sabun lulur terus beralih ke sabun biasa akan kurang cocok,” ujar VP Sales & Marketing Domestic Retail Automotive PT Pertamina Lubricants, Arie Anggoro, kepada wartawan, di Jakarta.

Secara teknis mesin memang semestinya memakai pelumas Euro 4 akan rusak meski SAE-nya cocok. Hal itu diungkapkan oleh Brand SEO Manager Sales & Marketing Domestic Retail Automotive PT Pertamina Lubricants, Totok Subagyo, karena perkembangan teknologi yang tak dapat dihindarkan.

“Mesin kecil compact 1.500 cc tapi turbo itu SAE 0W-20, 5W-30, itu kalau tidak pakai SN plus, dia bisa rusak engine. Jadi teknologi engine berkembang terus kita juga terus kembangkan (pelumasnya) dengan porsi yang lebih besar, tenaga lebih besar, kinerja pelumas lebih berat,” tuturnya.

“Jadi memang apa dampaknya itu, Euro 2 belum sampai teknologinya ke situ Euro 4 sudah ke sana, baik Eropa dan Jepang,” tambah Totok.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *