Saturday, 23/6/2018 | 2:29 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Tak Selalu Jadi Instruktur Mengemudi yang Diakui Jerman Itu Enak

Tak Selalu Jadi Instruktur Mengemudi yang Diakui Jerman Itu Enak

Otolibs.com – Menjadi instruktur atau pelatih mengemudi tentu mempunyai banyak kelebihan. Terlebih kerjanya di produsen mobil premium seperti BMW. Tapi nyatanya ada sisi nggak enaknya juga lho, Otolovers.

“Capeknya minta ampun,” kata BMW Driver Trainer, Gerry Nasution, di Jakarta.

Dengan pengalamannya hampir sepuluh tahun Gerry bekerja jadi instruktur, seorang instruktur yang mempunyai jam kerja yang lebih banyak daripada yang ia latih.

“Seorang trainer itu harus selalu ada di lapangan, pada saat orang lain istirahat kita nggak, kita harus cek kendaraan, cek tempat trainingnya, cek materialnya, kita harus selalu jadi orang pertama yang ada di tempat itu dan yang terakhir meninggalkan tempat itu,” tutur Gerry yang juga penggagas dan pembalap BMW Team Astra tersebut.

Baginy, dengan tugasnya yang jadi seorang trainer mempunyai cukup banyak tanggung jawab, baik itu ke perusahaan ataupun yang dilatihnya. Oleh karena itu, pengorbanannya juga lebih tinggi.

“Selama kita kasih training waktu istirahat kita sangat singkat sekali, setelah kasih materi yang lain istirahat kita menyiapkan materi selanjutnya, yang lain di dalam mobil kita harus berdiri di lapangan di tengah-tengah matahari, harus ngawasain karena ini kan tanggung jawab kita, safety-nya mereka tanggung jawab kita, materi yang kita sampaikan juga jadi tanggung jawab kita,” papar Gerry.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *