Thursday, 19/7/2018 | 8:46 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Mudik Pakai Mobil, yang Aman Berangkat Siang atau Malam?

Mudik Pakai Mobil, yang Aman Berangkat Siang atau Malam

Otolibs.com – Mudik dengan nyetir mobil sendiri memerlukan perhatian lebih. Perjalanan panjang menuju halaman tentunya akan menguras tenaga. Terlebih jika tengah berpuasa di siang hari.

Mungkin masih banyak yang mempertanyakan lebih aman mana mudik berangkat malam atau siang. Pertimbangannya, jika malam pencahayaan kurang, kalau siang sedang berpuasa.

Bagi Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, mau berangkat siang atau malam boleh-boleh saja. Asalkan saja pemudik menyesuaikan dengan kondisi fisik atau kesehatan dari pengemudi.

“Sebab, keduanya (siang atau malam) bisa bahaya jika tubuh pengemudi tersebut tidak maksimal,” kata Sony.

Yang pasti, kata Sony, mengemudi ketika kondisi terang maupun gelap mempunyai rintangan yang lain. Saat siang hari saat tengah berpuasa, masalahnya yakni emosi panas, dehidrasi dan lain-lain.

“Sementara saat malam masalahnya adalah circadian rhythms (jam kerja tubuh), ngantuk, jarak pandang terbatas, silau lampu dan lainnya. Kedua hal ini sama bahayanya kalau pengemudi tidak paham batas kemampuan diri. Jadi nggak ada yang lebih baik kecuali disesuaikan dengan kemampuan diri,” jelas Sony.

Contohnya, ada orang yang matanya tak dapat terpapar sinar lampu berkali-kali dari kendaraan lain ketika malam hari, dirinya dapat memilih untuk berangkat siang. Atau, ada sebagian orang yang tak tahan sinar matahari atau karena dehidrasi ketika puasa, silakan jalan malam hari.

“Tapi kendalanya jam kerja tubuh (circadian thytms) sesuai nggak? Kedua-duanya (berangkat siang atau malam) butuh istirahat cukup enam jam sebelum berangkat dan rutin istirahat 4 jam sekali selama perjalanan,” jelasnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *