Thursday, 19/7/2018 | 3:53 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

6 Kampus yang ‘Bongkar’ Mobil Toyota

aa

 

 

Otolibs.com – Kementerian Perindustrian memilih 6 perguruan tinggi yang bakal meneliti mobil-mobil yang ramah lingkungan  keluaran dari Toyota. Mereka berperan untuk mengembangkan teknologi mobil listrik diantaranya komponen software maupun hardware.

“Melalui riset dan studi bersama, kita juga cari solusi yang meliputi kenyamanan berkendara oleh para pengguna, infrastruktur pengisian energi listrik, rantai pasok dalam negeri, serta adopsi teknologi dan regulasi,” papar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di acara Kickoff Electrified Vehicle Comprehensive Study di kantor Kemenperin.

“Semoga dengan ini akan hadir juga dukungan fiskal agar kendaraan listrik dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa harus dibebani biaya tambahan yang tinggi,” lanjutnya.

Pembagian tugas pada enam perguruan tinggi negeri itu bakal terbagi jadi dua tahap. Ditahap pertama, riset bakal dilakukan bersama dengan Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, dan Universitas Indonesia terkait dengan aspek teknikal seperti jarak tempuh, emisi, infrastruktur, dan kenyamanan berkendara.

Selanjutnya di tahap ke-2 dengan Universitas Sebelas Maret, Institut Teknologi Sepuluh November, dan Universitas Udayana lakukan hal yang sama. Hasil beragam tersebut bakal dianalisa dan disimpulkan untuk jadi referensi untuk  Kemenperin dan pabrikan.

Mereka bakal melakukan studi secara komperhensive mengenai software maupun hardware mobil listrik termasuk di antaranya yakni baterai, motor listrik, power control unit, hingga sistem charging station.

“Kami menyadari bahwa untuk menerapkan electric vehicle memerlukan sinergisitas khususnya dalam hal riset. Oleh karena itu semoga dengan kolaborasi bersama peneliti di universitas ITB, UGM, UI, UNS, ITS, serta Udayana bisa membuahkan hasil yang baik dan memuaskan, saya percaya itu,” ucap Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Warih Andang Tjahjono.

Ada 12 mobil yang bakal diteliti, diantaranya yakni 6 Hybrid Vehicle dan 6 Plug-in Hybrid Vehicle. Ada juga 6 kendaraan konvensional yang dipakai jadi pembanding serta charger dan data logger.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *