Thursday, 19/7/2018 | 3:55 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Produsen Setujui Mobil Listrik Yang Berbunyi

Produsen Setujui Mobil Listrik Yang Berbunyi

 

Otolibs.com – Produsen mobil yang terhabung dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia sepakat jika mobil listrik ada suaranya.

Gaikindo menyetujui Peraturan Menteri Perhubungan No. 33 Tahun 2018 mengenai Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor pasal 23 spesialnya akan ada batasan suara mobil listrik di Indonesia. Karena, orang Indonesia suka tidak awas pada kendaraan lain yang berada di sekitarnya.

Dijelaskan oleh Ketua Umum Gaikindo Yohanes Nangoi, mobil tanpa suara jika dipakai di Indonesia bakal berbahaya. Hal tersebut mengacu kepada karakteristik pengguna jalan di Indonesia.

“Setiap aturan pasti ada tujuannya. Mobil tanpa suara itu sangat berbahaya karena orang Indonesia kadang suka tidak kedengaran, tidak aware terhadap sekitarnya,” kata Nangoi di Jakarta.

Dirinya mencontohkan beberapa produsen roda empat pun telah cukup awas terhadap hal yang serupa. BMW misalkan, yang menyediakan speaker buatan untuk disematkan kepada mobil-mobil listrik atau hybrid-nya.

“Kalau saya tidak salah BMW i8, ya, dia pakai speaker. Sehingga ketika digas mobil masih ada suaranya. Tujuannya apa? Supaya tidak terjadi tabrakan atau segala macam yang merugikan. Jadi saya rasa ini positif,” papar Nangoi.

“Saya rasa mobil seperti ini harus ada suaranya ketika dijalankan di Indonesia cukup realistis, ya. Malah kalah tidak ada suaranya kadang bahaya, kadang orang Indonesia itu kurang aware. Tapi untuk implementasinya, saya sendiri belum tahu,” ungkapnya lagi.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan keluarkan aturan baru untuk kendaraan listrik yang tertuang pada Permenhub No. 33 Tahun 2018. Salah satu diantaranya adalah mobil listrik paling tidak harus memiliki suara minimum 65 desibel.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *