Saturday, 18/8/2018 | 8:11 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Kendaraan Elektrik Tidak Akan Bunuh Industri Komponen Otomotif

Kendaraan Elektrik Tidak Akan Bunuh Industri Komponen Otomotif

 

 

Otolibs.com – Banyak yang khawatir akan kehadiran kendaraan listrik bakal membunuh industri komponen otomotif. Namun, hal tersebut tak sepenuhnya betul.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, menuturkan jika komponen kendaraan listrik memang lebih sedikit ketimbang kendaraan konvensional. Namun bukan semata-mata tak memerlukan industri komponen otomotif.

“Yang berubah itu adalah engine-nya dan sedikit di sistem transmisi sama di braking system,” kata Putu di acara focus group discussion “Senjakala Industri Komponen Otomotif dalam Menghadapi Era Mobil Listrik di Indonesia” di Jakarta.

Baginya, kendaraan mesin bakar sekarang ini jika ditotal sampai perintilannya memerlukan sekitar 30.000 komponen. Sementara di mobil listrik menyusut jadi 20.000 komponen karena komponen yang berhubungan dengan mesin tidak dibutuhkan kembali di mobil listrik.

“Kalau kita lihat per item komponen itu reduksinya nggak banyak,” kata Putu.

Terlebih, kendaraan elektrifikasi yang masih memakai mesin bakar seperti hybrid dan plug-in hybrid masih memerlukan komponen di permesinan. Yang artinya, komponennya malah bertambah.

“Maka kalau dilihat secara tahapan tadi (melalui hybrid dan plug-in hybrid) itu komponennya bertambah. Ada komponen di mesin bakarnya seperti sekarang dan ada motor listriknya, itu dipakai sampai plug-in hybrid. Dan plug-in hybrid ini masih menjadi yang paling laku di 2040,” ucap Putu.

Wan Fauzi, Sekretaris Jenderal Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif, mengimbuhkan jika pihaknya tidak percaya jika mobil listrik mematikan industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif. Malah ia mengira jika kehadiran mobil listrik membuat IKM komponen otomotif menyediakan komponen pendukung lain.

“Karena di dalam bodi mobil memang ribuan komponen. Tapi yang paling besar itu di engine. Dan yang lain masih banyak,” kata Fauzi.

“Saya pikir nggak mungkin (komponen otomotif yang digunakan di mobil listrik jadi turun drastis). Malah mungkin nambah untuk braket-braket komponen barunya. Jadi menambah juga,” ucapnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *