Tuesday, 27/10/2020 | 4:04 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Kenapa Sih Setiap Membonceng Harus Menghadap Depan, Inilah Penjelasannya!!!

Ini Alasan Posisi Duduk Boncengers Harus Menghadap ke Depan

Saat kita berkendara menggunakan sepeda motor, bagi seorang pembonceng atau boncenger kita di wajibkan untuk menghadap ke depan. Pasalnya kalau kita tidak duduk dengan posisi yang benar, resiko kecelakaanpun akan lebih tinggi.

Dijelaskan oleh Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC), di saat mengendarai motor tidaklah mengenal istilah kestabilan, dan hanya ada istilah keseimbangan. oleh karena itu, disarankan saat membonceng tidaklah dibenarkan untuk duduk menyamping.

Selain itu juga, tidak hanya sembarangan duduk, jarak antara pengemudi dengan boncenger jugalah harus rapat.”Jika pengemudi bukan suami, atau orang yang dikenal (ojek), bisa disiasati dengan kaki bagian dalam pembonceng merapat ke pinggang pengemudi,” terang Jusri.

“kalau pembonceng tidak mau berpegangan atau merapatkan kaki bagian dalamnya ke pengemudi, yah jangan naik motor, naik angkot saja,” tambahnya.

Dengan kondisi duduk yang seperti itu,  resiko terjadinya kecelakaan dapat di minimalisir. Karena, dalam berkendara baik si pengemudi maupun pembonceng harus bergerak searah, agar keseimbangan tetap terjaga.

“Kalau pengmudi memegang braket motor bagian belakang, itu lebih berbahaya lagi. Gerakan si pengemudi dan pembonceng tidak akan selaras, dan bakal berakibat fatal. Sekarang tinggal pilih, mau kenyamanan atau keselamatan,” tegas Jusri.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *