Thursday, 19/7/2018 | 3:39 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Biasakanlah Lepas Kaki Kiri dari Pedal Kopling, Ini Penyebabnya

Biasakanlah Lepas Kaki Kiri dari Pedal Kopling, Ini Penyebabnya

 

 

Otolibs.com – Banyak kebiasaan pengendara yang sebaiknya mulai ditiadakan. Contohnya  kebiasaan meletakkan kaki kiri di atas kopling saat mobil berjalan dan kopling tak dipakai.

rainer di Indonesia Safety Driving Centre, Norman Syam, menyarankan pada semua pengendara mobil untuk tak selalu meletakkan kakinya di pedal kopling. Alasannya ada banyak,  efeknya ke keselamatan, juga ke efisiensi.

“Kalau mobil manual kaki kiri di atas kopling, pada saat dia kaget, atau setiap kalau mau berhenti, yang diinjak adalah kopling dulu bukan rem. Pada saat kopling dulu yang diinjak, mobil itu bukan kecepatan berkurang, tapi tambah meluncur, ngeglosor. Makanya pada saat ngerem bebannya makin berat,” kata pria yang akrab disapa Omen tersebut.

Karena,teknik pengereman yang benar tersebut adalah menginjak pedal rem terlebih dahulu. Jika RPM mesin telah turun, baru dapat menginjak pedal kopling.

“Biasakan juga bawa kendaraan kaki kiri tidak di atas kopling itu juga akan kita bicara hemat. Hemat dari kampas kopling lebih hemat, dari kita juga terhindar dari kecelakaan. Karena tadi kalau kita injak kopling dulu akan meluncur dan beban rem makin berat. Begitu juga macet, lebih baik dinetralkan. Karena saat dia tekan terus ada gesekan kopling,” ucapnya.

Omen juga menyarankan pada semua pengemudi untuk dapat selalu melakukan inspeksi sebelum perjalanan (pre-trip inspection). Periksa semua kendaraan sebelum akan berangkat.

“Pada saat dia duduk, dia harus coba kendaraannya. Dalam mencoba, dia harus tahu dengan maju dulu sedikit atau mundur sedikit, seberapa tinggikah dia punya rem, seberapa dalam dia punya kopling. Jadi saat mengendarai tidak panik. Karena satu merek, satu produksi, itu berbeda. Biasanya driver itu 10 menit pada saat dia jalan udah tahu (kenal) sama mobilnya,” kata Omen.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *