Saturday, 23/6/2018 | 2:24 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Aksi Teror Dapat Persulit Industri Otomotif

Napi kasus terorisme keluar dari rutan Brimob saat menyerahkan diri di Rutan cabang Salemba, Mako Brimob, Kelapa Dua, Jakarta, Kamis (10/5). etelah 36 jam menyandera seorang polisi sebanyak 145 napi teroris menyerah dan dipindahkan ke Nusakambangan. ANTARA FOTO/Humas Mabes Polri/RN/foc/18.

 

 

Otolibs.com – Aksi teror yang sekarang ini menghantui Indonesia menimbulkan sejumlah dampak yang merugikan. Salah satunya yakni bisa mempengaruhi industri otomotif.

Seperti yang telah disampaikan adalah Brand Director PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), Jentri Izhar, dampak akan datang lebih dulu ke dunia bisnis, di mana industri otomotif ada di dalamnya. Sehingga, bisa menimbulkan keterlambatan para pelaku di industri dalam memutuskan segala sesuatunya termasuk keputusan penting, karena adanya ancaman dari kelompok teroris walau secara tak langsung.

“Secara psikologis akan berpengaruh kepada para pebisnis untuk membuat keputusan, untuk perencanaan ke depannya gimana, dan kebijakan apa yang akan diberlakukan,” ujarnya di Jakarta.

Lebih lanjut Jentri menuturkan, pada akhirnya hal tersebut juga bakal menjalar ke konsumen, yang juga bakal berpikir lebih lama dari biasanya untuk membeli kendaraan. “Jadi saya rasa akhirnya, kebanyakan akan melakukan wait and see, dan bisa menjadi penundaan keputusan, salah satunya untuk membeli kendaraan ataupun aset lain,” kata Jentri.

“Saya hanya bisa berharap semoga ini tidak bertambah parah dan bisa cepat diatasi oleh pemerintah dan pihak terkait,” tutup Jentri.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *