Thursday, 19/7/2018 | 3:47 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Saham Proton Dijual, Malaysia Berencana Untuk Buat Mobil Nasional Anyar

Saham Proton Dijual, Malaysia Berencana Untuk Buat Mobil Nasional Anyar

Otolibs.com – Selepas menjual saham perusahaan Proton ke China pada bulan Juni 2017 lalu sebanyak 49,9%, Malaysia mengaku jika dirinya telah kehilangan salah satu harta terpentingnya. Oleh karena itu, pemerintah Malaysia tengah berupaya untuk membuat mobil dalam negeri lagi. Hal itu dijelaskan oleh Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad beberapa waktu yang lalu.

Diberitakan Paultan, Mahathirmenanggapi kemungkinan Malaysia bakal kembali membeli saham perusahaan otomotif dalam negerinya. Ucapnya, kemungkinan itu amatlah kecil mengingat sebetulnya Malaysia masih mempunyai 51% (sebenarnya 50.1 persen) kepemilikan di Proton.

“Sebenarnya Malaysia masih memiliki kepemilikan saham yang besar di Proton, 51 persen. Saya tidak tahu bagaimana perjanjiannya kepada China kemarin (apakah bisa dibeli kembali atau tidak), yang pasti pasar Proton bisa berkembang sampai ke China,” katanya berdasarkan laporan tersebut.

“Namun perusahaan percaya bahwa Malaysia bisa memproduksi mobil sendiri lagi dan kini khusus setir kanan. Nantinya akan menyasar pasar mobil yang memang menggunakan setir kanan juga. Jadi tidak akan bisa mobil yang akan lahir nanti ini ke China. Itulah batasannya. Kami harap, bisa memproduksi produk baru yang sudah standar emisi Euro 5 atau Euro 6 sehingga bisa memperbesar pasar meskipun tidak bisa masuk ke China,” lanjut Mahathir.

Kita dapat menyimpulkan kalau saat ini pemerintah Malaysia tengah berupaya untuk dapat membuat mobil nasional lagi. Tapi, mobil tersebut tidak dapat masuk ke pasar China (karena sudah ada Proton) sehingga mereka mengkhususkan produk empat roda teranyarnya nanti cuma dibuat dengan setir kanan.

“Ya nanti seperti pertama kali kita buat mobil nasional saja, dimulai dari hanya 18 persen konten lokal dan bekerja sama dengan Mitsubishi Motors. Perlahan kita bisa membuat seluruh proses pembuatan mobil sendiri sampai desain, memproses bahan baku, sampai diuji sendiri,” ucap Mahathir.

“Sekarang, teknologi sudah modern dan mobil banyak yang sudah memakai sensor. Kita akan melirik hal tersebut juga sehingga produk kita nanti bukan hanya untuk Malaysia melainkan seluruh pasar di dunia yang bersetir kanan,” tutupnya dengan optimis akan mobil baru dari Malaysia tersebut.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *