Monday, 20/8/2018 | 5:26 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Maraknya Pelemparan Batu di Tol, Bawa Mobil Tidak Harus Ngebut

Maraknya pelemparan batu di Tol, Bawa Mobil Tidak Harus Ngebut

Otolibs.com – Peristiwa pelemparan batu di jalan tol sering kali terjadi. Untuk menghindarinya, pengemudi jangan ngegas mobil sampai kecepatan yang maksimal. Tingkat kewaspadaan jadi kunci utamanya, bukannya kecepatan.

Sony Susmana selaku Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia, meskipun jalanan sepi dan takut jadi korban pelemparan batu di jalan tol, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi bukan solusi yang tepat. pasalnya, kendaraan bakal semakin sulit dikoreksi sehingga pada akhirnya menyebabkan kecelakaan lain.

“Untuk kecepatan, sesuai dengan peraturan saja. Kecepatan yang aman di jalan kan sudah diatur oleh Pemerintah dalam hal ini Dishub dan polisi yakni 60-100 km/jam (di jalan tol). Lagi pula semakin tinggi kecepatan kendaraan maka semakin susah pula pengemudi melakukan koreksi saat berantisipasi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga, pada kecepatan ideal (60 km/jam) pengemudi jadi lebih gampang untuk melihat sekeliling dibanding ketika mobil di kecepatan 80 km/jam ke atas.

“Kecepatan yang ideal sih di jalan tol 60 km/jam. Pada kecepatan ini, ketika kita melewati daerah yang rawan, mata masih mampu menangkap kejanggalan atau bahaya yang akan terjadi dengan sigap. Tapi ketika kecepatan sudah di 80 km/jam ke atas akan sulit untuk membaca hal tersebut,” kata Sony.

“Saat pengemudi terkena lemparan batu, slip, atau ban pecah juga kendaraan lebih mudah dikoreksi karena kecepatannya rendah. Efeknya pun lebih ringan dibanding saat mobil sedang berada di kecepatan tinggi,” lanjutnya.

Jadi, tetap perhatikan safety driving ya Otolovers walaupun jalanan sepi atau mungkin rawan.

“Memang ada kalanya bahaya tidak dapat kita hindari, tapi paling tidak kita mampu meminimalisirnya,” tutup Sony.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *