Thursday, 19/7/2018 | 8:48 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Studi Mobil Toyota oleh Universitas & Kemenperin Cuma 3 Bulan

Studi Mobil Toyota oleh Universitas & Kemenperin Cuma 3 Bulan

 

 

Otolibs.com – Kementerian Perindustrian menggandeng kalangan akademisi lakukan kajian ilmiah mengenai mobil ramah lingkungan Toyota. Studi electrified vehicle comprehensive study tersebut tak berlangsung lama, cumatiga bulan saja.

Hal ini dapat dibilang amat singkat kalau dibandingkan dengan studi mobil listrik di Jepang. Tapi diharapkan pada jangka waktu itu satu kesimpulan yang obyektif dan mendalam dapat diperoleh.

“Studi ini lamanya tiga bulan. Diharapkan bulan Agustus sudah ada result awal untuk penerapan mobil tipe ini,” ucap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta.

“Studi di Jepang itu dua tahun, kalau di sini tiga bulan saja cukup,” lanjutnya.

Secara rinci, terdapat beberapa tahapan dalam studi bersama itu. Tahap pertama yakni persiapan riset yang meliputi persiapan kendaraan dan infrastruktur terkait, tahap aktivitas riset, dan terakhir tahap analisa hasil atau data analysis.

Berdasarkan dengan roadmap-nya, penelitian bakal rampung pada Oktober-Desember. Tahun depan, kemungkinan ada kota serta universitas tambahan untuk riset serupa.

“Setelah tiga bulan kita akan lanjut tentang bagaimana kendaraan ini dapat dikomersilkan di Indonesia. Sehingga pada tahun 2025 nanti target kita yakni 20 persen dari pasar otomotif (400 ribu unit) adalah mobil listrik bisa terlaksana,” ujar Airlangga.

Dan untuk memfasilitasi kolaborasi ini, Toyota Indonesia mengeluarkan 6 unit Toyota Prius hybrid, 6 Toyota Prius Plug-in Hybrid, 6 Toyota Corolla bermesin bensin, data logger, charger, dan hal pendukung lainnya. Langkah yang diambil ini nantinya bakal jadi masukan untuk pemerintah menerapkan kebijakan pengembangan kendaraan listrik.

“Melalui riset dan studi bersama, kita juga cari solusi yang meliputi kenyamanan berkendara oleh para pengguna, infrastruktur pengisian energi listrik, rantai pasok dalam negeri, serta adopsi teknologi dan regulasi,” tutup Airlangga.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *