Thursday, 19/7/2018 | 3:43 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Driver Go-Jek Semakin Untung Gunakan Motor Listrik

Driver Go-Jek Semakin Untung Gunakan Motor Listrik

Otolibs.com – Go-Jek bekerja bekerja sama dengan perusahaan konsultan manajemen Solidiance bakal lakukan  uji coba 10 sepeda motor listrik pada kawasan Jabodetabek bulan ini. Dengan memakai skuter listrik Viar Q1, driver Go-Jek terpilih disinyalir bakal makin untung. Pasalnya, banyak biaya yang dapat terpotong.

Hal itu dijelaskan oleh Associate Partner and Country Head Indonesia di Solidiance, Gervasius Samosir. Ia memberi cntoh, kalau dalam satu hari biaya operasional untuk narik Go-Jek Rp 50 sampai Rp 70 ribu, ketika memakai motor listrik dapat ditekan sampai Rp 10 ribu saja. Hal tersebut tentu di luar biaya perawatan motor di mana motor listrik tak memerlukan maintenance sebagaimana motor konvensional.

“Keuntungan ke driver sebenarnya cukup besar (bila menggunakan motor listrik). Itu satu banding 7 biaya yang bisa terpotong. Contoh saja, bila dalam sehari ia harus keluarkan Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu, ini bisa hanya Rp 10 ribu saja kalau dia menggunakan motor elektrik. Jadi Rp 60 ribu sisanya bisa digunakan untuk biaya hidup yang lain sehingga bisa memberikan kesejahteraan yang lebih baik kepada para driver,” ucapnya.

“Yang saya coba gali dari sisi keekonomisan, tapi di masa depan tentu kita akan junjung masyarakat untuk ramah lingkungan,” lanjut Gervasius.

Pada kesempatan tersebut juga ia menjelaskan alasan kenapa memilih Go-Jek jadi langkah guna melihat apakah kendaraan listrik cocok jadi transportasi utama untuk Indonesia di masa yang akan datang nanti.

“Go-Jek adalah salah satu perusahaan paling inovatif di Indonesia. Hampir setiap saat orang memerlukan Go-Jek. Makanan, transportasi, dan lainnya. Kita melihat ada tipikal agent of changes di sini sehingga bisa mendorong pertumbuhan EV (Electric Vehicle) di Indonesia,” ucap Gervasius.

“Dengan 10 motor listrik, driver Go-Jek yang seharinya bisa sampai melakukan transaksi 12 kali (rata-rata) akan menemui banyak penumpang sehingga kita dapat nih tanggapan motor listrik dari sisi pengemudi maupun penumpang. Mereka merasa bagaimana, apa yang harus dikembangkan di motor listrik, dan lainnya,” katanya lagi.

Hasilnya, nanti bakal ada bisnis model baru yang cocok untuk kendaraan listrik Spesialnya sepeda motor di Indonesia. “Seperti battery swaping, pembiayaan (leasing), dan lainnya,” tutupnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *