Monday, 24/9/2018 | 5:32 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Jika Dijual Saat Ini, Harga Mobil Listrik Dapat 2 Kali Lipat

Kalau Dijual Sekarang, Harga Mobil Listrik Bisa 2 Kali Lipat

 

 

Otolibs.com – Kementerian Perindustrian sudah menyusun road map pengembangan industri kendaraan rendah emisi karbon (Low Emission Carbon Vehicle atau LCEV), yang terdiri atas kendaraan hybrid, plug-in hybrid, dan mobil listrik murni.

Di tahun 2020, Kemenperin menargetkan produksi LCEV sebesar 10% dari 1,5 juta kendaraan roda empat dan 8 juta kendaraan roda dua. Jumlah ini diharapkan akan terus meningkat sampai 30% di tahun 2035.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika menanggapi mengenai kesiapan produsen yang memang ingin segera menjual produk mereka.

Selain itu untuk maslah harga sendiri, Putu menuturkan berdasarkan komponen harga sekarang ini, semakin besar baterai maka semakin mahal harga kendaraan LCEV.

“Kalau mobil konvensional 100%, hybrid itu bisa 130% atau 30% lebih mahal, plug-in hybrid sekitar 140-160%, kalau yang benar-benar baterai itu sekitar 180%-200%, jadi sudah dua kalinya,” ujar Putu.

Bagi Putu, harus ada penyesuaian harga agar masyarakat tertarik untuk berpindah ke LCEV, sehingga perlu insentif supaya pasar merespons lebih baik. Insentif yang sudah diminta Kemenperin ke Kementerian Keuangan meliputi revisi bea masuk & revisi pajak, yaitu Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

“Nanti itu kita masih di dalam proses diskusi karena harmonisasi ini kan sedang jalan. Justru sekarang adalah tahap bagaimana mengatur industrinya sehingga bisa adil, semuanya terdorong, tidak mengakibatkan kontraksi penjualan, ekspornya bagus, dan CO2-nya turun, jadi banyak sekali indikator yang dipakai,” terang Putu.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *