Monday, 20/8/2018 | 5:26 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Habib Novel Solo Amanahkan Vespa Ini Untuk Beramal

Habib Novel Solo Amanahkan Vespa Ini Untuk Beramal

Otolibs.com – Ada yang unik dari salah satu stand Otobursa Tumplek Blek di tahun ini, dari  penjual barang antik, yakni  Vespa yang tak cuma mengambil keuntungan semata, namun juga mengajak untuk beramal untuk menyumbangkan hasil penjualannya ke sebuah yayasan.

Pemilik stand Vespa klasik itu yakni Farid Kamaludin alias Kamal Al Qobuli, yang  mengajak para pengunjung untuk membeli motor sekalian beramal. Memang tak semua Vespanya untuk disumbangkan, cuma ada 2 Vespa klasik tipe Sprint tahun keluaran 1977 yang dijual untuk disumbangkan.

“Yang untuk disumbangin itu kan ada 2 Vespa, satu punya pribadi saya dan satu lagi punya Habib Novel Alaydrus dari Solo. Jadi pas saya hunting ke sana di rumahnya ada Vespa dan disuruh bawa pulang dan saya urusin. Nah, karena sekarang sedang membutuhkan uang untuk pembangunan Majelis Ar-raudhoh, makanya saya jual, diamanahkan oleh Habib Novel langsung,” ujar Kamal saat ditemui di Otobursa Tumplek Blek 2018 di Gambir Expo Jakarta Pusat, akhir pekan lalu.

Vespa yang dipajang juga bervariasi mulai dari tahun 1966 sampai ke tahun 2001. Kamal sendiri mempunyai 7 Vespa koleksinya, dan cuma membawa 4 Vespa dan 1 Vespa kepunyaan Habib Novel digas langsung olehnya bersama dengan teman-temannya. Harganya mulai dari Rp 18,5 juta sampai Rp 55 juta. Dia memang pecinta Vespa sejak kecil bahkan mulai dari SD ia telah mulai belajar Vespa.

“Kenapa saya sekarang suka jual Vespa ya karena dulu dari saya beli Vespa yang harganya Rp 300 ribu dari tempat barang bekas, kemudian saya rapihkan dan cat, saya jual lagi jadi Rp 900 ribu, dari situ saya sangat suka jualan Vespa. Saya bukan penjual aja, kayak ngecat, restorasi semua saya lakukan,” ujar Kamal.

Kamal sendiri memanglah mematok harga Rp 70 juta untuk dua Vespa Sprint kepunyaannya itu. Ia pun mempunyai alasan kenapa harga Vespa miliki bisa cukup mahal.

“Untuk tahun-tahun sekarang kan Vespa sudah mulai susah dicari, apalagi kita sudah ngejual untuk dapatnya lagi kan susah, makanya sekarang harganya tinggi. Kan sudah mulai jadi incaran orang, polisi pun kan dulu nggak ada yang namanya penilangan motor vespa. Sekarang udah tahu, karena di Vespa itu sudah booming, ada harganya dulu kan ya nggak ada harganya lah,” ujar Kamal.

“Ini masih orisinil semua, baik cat sama bodi tidak ada tambalan. Ini juga sempat jadi juara saat di kontes Vespa waktu itu. Lagi pula ini juga buat amal,” tambahnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *