Monday, 24/9/2018 | 5:40 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Lapisan Tear Off untuk Helm Harian, Mestikah Ada?

Lapisan Tear Off untuk Helm Harian, Mestikah Ada

Otolibs.com – Helm ganteng sekarang ini banyak dikenakan oleh pengendara sepeda motor. Tidak hanya jadi perangkat pelindung kepala, helm sekarang ini juga jadi ‘obat ganteng’ penggunanya.

Salah satu yang membuat helm tambah ganteng yakni penggunaan flat visor. Flat visor  merupakan kaca helm datar yang biasanya dipakai di balapan, seperti pebalap MotoGP. Ada banyak keuntungan dari kaca helm datar tersebut, salah satunya yakni memberikan visibilitas tanpa adanya distorsi.

Selain itu, dengan flat visor pemilik helm juga dapat menempelkan lapisan tear off. Tear off yakni sebuah lapisan khusus pada visor atau kaca helm untuk melindungi visor itu. Biasanya digunakan di balapan sehingga kaca helm tak tergores karena benturan dengan objek-objek kecil. Jadi, visibilitas pengendara tetap bersih tanpa terhalang goresan di kaca.

“Kalau visor udah buram sama saja mata kelilipan. Naik motor jadi nggak enak,” ucap Salcomo Eato dari komunitas Belajar Helm.

Walau tear off lebih banyak dipakai di balapan, sekarang ini banyak juga pengguna helm yang menggunakan tear off untuk harian. Apakah perlu?

“Kalau untuk harian tidak terlalu penting. Jadi kalau pakai tear off kita pilih tempat,” kata kata Eato.

Kata Eato, tear off juga lebih pentih untuk dipakai di sirkuit. Dengan kecepatan tinggi, kalau tanpa tear off kaca helm lebih berisiko tergores.

“Karena di sirkuit kalau kita di belakang motor orang, itu kerikil pada naik, jadi ngelindungin visornya. Makanya kalau pebalap itu pakai tear off 2-3 lapis. Kalau tear off pertama udah agak rusak (buram) tinggal lepas, masih ada tear off lapisan kedua yang lebih bening,” ujarnya.

Selain di sirkuit, tear off dapat dipakai untuk perjalanan jauh seperti touring. Jika melewati jalur berdebu atau banyak truk, lapisan tear off menjadi lebih berfungsi dengan melindungi kaca helm.

“Cuma, untuk harian sebenarnya nggak perlu juga. Tapi kalau mau pakai ya silakan, terserah. Tapi pemakaian harian untuk apa? Karena kan kita di jalan kota. Istilahnya pas kena visor itu jarang banget.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *