Saturday, 18/8/2018 | 8:09 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Kakorlantas: Bundaran HI Gunakan Pelican Crossing Lebih Kece Lah

Kakorlantas Bundaran HI Gunakan Pelican Crossing Lebih Kece Lah

Otolibs.com – Pemprov DKI Jakarta akhirnya membongkar JPO pada kawasan Bundaran HI sebab dinilai menghalangi pemandangan Patung Selamat Datang dari arah Thamrin ke Sudirman.

Patung yang digagas oleh Presiden Pertama RI, Soekarno tersebut mempunyai fungsi untuk menyambut atlet Asian Games edisi 1962, sehingga pemerintah DKI mau mengembalikan fungsi itu kepada Asian Games tahun ini.

JPO Bundaran HI telah dirobohkan sejak Senin (30/7/2018) malam. Gantinya, JPO itu diganti pedestrian light controlled crossing atau pelican crossing supaya warga dapat menyeberang dari sisi barat ke timur Jalan MH Thamrin.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Royke Lumowa, menanggapi hal itu kalau memang dilakukan untuk keindahan kota, tapi tak terlepas dari masalah arus lalu lintas. Pihaknya mencoba untuk mengatasi masalah itu dengan mengarahkan arus lalu lintas lebih maksimal.

“Dampaknya buat negara, buat kota sih bagus, lebih indah lah, tidak ada penyeberangan elevated di ikon selamat datang ini, ada sedikit hambatan saja karena orang menyeberang di jalan kan, penyeberangan sebidang. Paling solusinya adalah menambah personel di pelican crossing itu. Paling agak siangan dikit saja, saat jam sibuk, jam 10 lah agak panjang, tapi dilakukan penarikan dan masih kondusif,” kata Royke saat ditemui wartawan di kawasan Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Selain itu, langkah lain dari pihak Korlantas juga dapat mengakali arus lalu lintas dengan melihat pada prioritas mana yang mestinya didahulukan supaya tak tersendat di satu sisi saja.

“Kalau misalkan agak padat, agak mengekor, di sini kita tarik yang prioritas. Orang yang misal nyebrang satu-satu kita tahan dulu, tunggu 10 orang baru nyebrang, bisa saja seperti itu. Itu salah satu langkah untuk memperlancar,” ujar Royke.

Bagi Royke, penyeberangan orang memang sebaiknya dalam bentuk underground, di samping ada berbagai masalah pada JPO maupun pelican crossing.

“Memang untuk di Bunderan HI ini kan ada ikon ya, memang lebih indah sih tidak ada elevated, tapi memang bagusnya sih underground, karena undergroundnya belum jadi nih, MRT kan, kala sudah jadi ya pada nyeberang lewat bawah, tidak ada lagi elevated. Nah sambil menunggu itu, maka sementara pakai pelican crossing,” tegasnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *