Tuesday, 20/10/2020 | 2:42 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Mual Di Masa Kehamilan, Apakah Bisa Diobati ?

Wanita yang sedang hamil, terutama di trimester pertama atau tiga bulan pertama akan merasakan beberapa gejala, termasuk diantaranya mual sampai muntah. Bahkan, tidak sedikit juga wanita yang merasakan gejala tersebut selama sembilan bulan periode mengandung. Lantas, apakah mual dan muntah selama masa kehamilan bisa diobati ?

Dijelaskan oleh dr. Muliaman Mansyur bahwa gejala mual dan muntah memang menimpa kebanyakan wanita hamir, bahkan persentasenya mencapai 8 dari 10 wanita. Yang menyebabkan adalah faktor hormon dalam tubuh wanita tersebut sendiri. Tapi, bagi Wanita Hamil yang benar-benar menikmati periode kehamilannya, gejala ini akan hilang dengan sendirinya.

“Penyebab utamanya adalah faktor hormonal di mana pada saat hamil terjadi peningkatan hormon kehamilan yang menstimulasi mual dan muntah. Penyebab lain yang bisa menyebabkan mual dan muntah ini adalah psikis dan makanan atau nutrisi yang diberikan. Pada beberapa ibu hamil, mungkin tidak terjadi morning sikness terutama ibu hamil yang sangat menikmati kehamilannya,” ujar dr Muliaman kepada detikHealth.

Lebih lanjut, Dr. Muliaman menjelaskan bahwa gejala mual dan muntah ini akan hilang sendirinya setelah trimester pertama. Tapi dalam beberapa kasus, ibu hamil yang mengalami gejala ini bisa sampai harus mendapat perawatan medis lebih lanjut lantaran tidak ada makanan dan minuman yang bisa masuk.

“Pada beberapa kasus morning sickness atau emesis ini bisa berubah menjadi hiperemesis gravidarum dan pada kondisi ini biasanya ibu hamil harus dirawat karena makanan tidak bisa masuk sama sekali, sehingga perlu diinfus untuk pemberian makanan dan cairan,” Lanjutnya.

Sedangkan untuk obatnya memang tidak ada, wanita yang mengalami masalah tersebut hanya perlu tenang, menikmati periode kehamilannya dan menjaga asupan makanan yang masuk.

“Hindari makanan yang baunya sangat merangsang, dan berlemak karena bisa merangsang terjadinya muntah. Pemberian rasa yang sedikit asam manis bisa membantu,” ujar dr Muliaman.

Memang harus diakui, Mual Dan Muntah semasa kehamilan memang sangat menyebalkan bagi sebagian wanita hamil. Tapi bagaimanapun di satu sisi, gejala tersebut juga merupakan pertanda bahwa bayi yang sedang dalam kandungan dalam keadaan sehat, sehingga tidak ada yang perlu dicemaskan.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *