Thursday, 29/10/2020 | 2:21 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Hipotermia Ancam Nyawa Para Korban Banjir

Banjir kini sedang melanda beberapa kota besar di Indonesia, terutama di kawasan Jabodetabek. Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB telah merilis, bahwa sejauh ini setidaknya ada 16 orang yang telah meregang nyawa akibat musibah banjir. Faktanya, tiga dari 16 orang tersebut meninggal dunia karena terserang Hipotermia.

Orang-orang mungkin bertanya, apa itu Hipotermia ? Bagi yang sering mendaki gunung, jelas kondisi ini sudah tidak asing lagi. Sebagai informasi, Hipotermia ditandai dengan berkurangnya suhu inti tubuh secara drastis, sehingga sistem organ gagal berfungsi. Jika tak lekas ditangani dan lalai saat proses penanganan, penderita hipotermia bisa langsung meninggal dunia.

Faktanya, para korban banjir kini paling rawan terserang hipotermia, karena faktor cuaca yang dingin dan juga genangan air yang membuat suhu tubuh terus menurun. Nah, faktanya ada empat golongan orang yang paling cepat terserang Hipotermia dan harus diwaspadai, berikut diantaranya.

1. Lansia

Kemampuan tubuh mengatur suhu dan merasakan dingin berkurang pada orang-orang berusia lanjut, hal ini terjadi kemampuan tubuh untuk beradaptasi ini menurun karena faktor usia. Beberapa lansia juga sulit berkomunikasi saat merasa kedinginan, atau sulit mencari tempat yang lebih hangat. Karenanya, tak heran pihak SAR atau BNPB akan memfokuskan penyelamatan pada para lansia terlebih dulu.

2. Anak-anak

Dibandingkan kita orang-orang dewasa, anak-anak paling mudah kehilangan suhu panas pada tubuh mereka. Mereka juga cenderung bersenang-senang saat hujan, sehingga tidak menyadari risikonya. Karenanya, lebih baik untuk mengawasi anak-anak kita saat bermain hujan, pastikan dia langsung menggunakan jaket begitu selesai bermain dibawah air hujan.

3. Peminum alkohol

Kebanyakan peminum Alkohol akan langsung menenggak minuman keras tersebut ketika musim dingin tiba. Memang, Alkohol bisa menghangatkan badan, tapi di saat yang bersamaan pembuluh darah juga bisa melebar. Akibatnya, panas tubuh lebih cepat dilepaskan ke permukaan kulit. Respons menggigil juga berkurang pada peminum alkohol,

4. Pengidap kondisi medis tertentu

Ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat regulasi suhu tubuh terganggu. Di antaranya adalah hipotiroidisme, kurang gizi, diabetes, dan masalah pada sumsum tulang belakang. Berbagai gangguan saraf seperti Parkinson juga mempengaruhinya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *