Tuesday, 27/10/2020 | 2:38 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Di Eropa, Apple Diwajibkan Pakai USB C Pada iPhone

Salah satu produsen smartphone terbesar dunia, Apple tampaknya harus segera bermigrasi dari teknologi Lighting Connector ke USB Type C dalam waktu dekat. Pasalnya Negara-Negara Uni Eropa akan menerapkan undang-undang baru yang mengharuskan produsen menggunakan konektor seragam, dan Type C adalah konektor paling banyak di Benua Biru.

Sebagai informasi, sebenarnya pihak Komite Uni Eropa sudah sejak lama meminta para produsen ponsel untuk menggunakan satu jenis konektor saja pada semua smartphone mereka. Salah satu alasan terkuatnya adalah untuk mengurangi limbah elektronik. Hanya saja pendekatan dilakukan sebatas sukarela, sehingga masih ada produsen atau vendor yang menggunakan port berbeda.

Alhasil, sejumlah komite mendesak Uni Eropa agar segera menerapkan aturan ini secara tegas. Dalam pernyataannya anggota Komisi Maros Sefcovic mengatakan komite mengusulkan untuk melakukan pendekatan secara legislatif. Dengan artian, para produsen dipaksa menggunakan konektor yang sama untuk setiap smartphone yang mereka produksi.

Hanya saja, keputusan ini masih menuai pro dan kontra, keputusan finalnya baru akan diumumkan setelah pemungutan suara dilakukan terkait hal ini. Jika keputusan ini disepakati, artinya Apple harus meninggalkan teknologi Lighting Port mereka. Raksasa teknologi asal Cupertino itu wajib menggantikannya dengan USB Type C yang saat ini banyak digunakan.

Sebagai informasi, pada tahun 2009 ada banyak sekali tipe konektor pada ponsel yang beredar, bahkan lebih dari 30 jenis. Kemudian, berkat aturan yang ada Uni Eropa berhasil menyusutkan jenis konektor itu menjadi 3 saja, antara lain Micro USB, Lighting Port dan Type C.

Pada 2018, anggota parlemen Eropa melakukan penilaian dampak awal akan gagasan konektor pengisian tunggal dan meminta umpan balik dari produsen. Januari tahun lalu Apple telah sempat memberikan pendapatnya. Menurut mereka, aturan tersebut justru membuat inovasi akan berkurang, lantaran tidak ada gagasan lain yang bisa diterima.

Alasan lainnya adalah karena hampir 1 Milyar pengguna ponsel mereka menggunakan Konektor bertipe Lighton Port. Itu belum aksesori yang dibuat pihak ketiga. Sehingga akan menghasilkan volume limbah elektronik yang begitu besar. Tapi terlepas dari itu, bisa saja Apple tetap meninggalkan Lighting Port, buktinya mereka menggunakan Type C pada Macbook dan iPad terbaru.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *