Wednesday, 21/10/2020 | 1:29 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Pikun Tak Pandang Usia, Cegah Dengan Makanan Ini

Pikun atau penyakit Lupa adalah salah satu kondisi yang dihindari banyak orang. Apalagi, faktanya penyakit pikun ini tidak hanya menyerang para lansia, tapi remaja generasi milenial pun bisa menderita penyakit pikun. Atau, dengan kata lain, Pikun tidak memandang usia, bisa menyerang kalangan muda sampai lansia.

Tentu saja, pikun berhubungan dengan Otak, karena memori kita tersimpan dalam organ tubuh tersebut. Ketika pikun, berarti ada yang salah dengan otak kita. Gangguan tersebut beragam, mulai dari stress sampai depresi. Sementara kita tahu bahwa rasa stress dan depresi dewasa ini juga dirasakan para kaum milenial.

Tapi bukan berarti pikun tidak bisa dicegah. Jika kamu masih muda, pikun sangat bisa dicegah, salah satunya adalah dengan cara mengkonsumsi makanan tertentu, termasuk tahu. Tahu sendiri makanan khas Indonesia yang terbuat dari limbah atau saripati kedelai. Kandungan dalam tahu ternyata bisa mengurangi resiko gangguan terhadap otak.

“Sebuah studi membuktikan bahwa dengan mengkonsumsi lebih banyak kedelai, bisa mengurangi risiko gangguan otak. Pada tahun 2017 lalu, sebuah studi menyebutkan bahwa produk kedelai seperti tahu ini mengandung lesitin yang membantu memproduksi asam fosfatidat fosfolipid (PA) dan fosfatidilserin (PS) fosfolipid,”

“Kandungan PA dan PS ini sangat berperan penting untuk menjaga fungsi neuron di dalam otak,” kata ahli diet Megan Ware yang dikutip dari The List.

Jadi, rutin mengkonsumsi makanan yang terbuat dari kacang kedelai seperti tahu, tempe juga susu kedelai bisa mengurangi resiko gangguan otak, termasuk pikun. Cara mengolah tahu dan tempe menjadi lauk dalam makanan sehari-hari juga relatif mudah, digorengpun tetap terasa lezat. Apalagi, jika ditambah dengan sambal goreng.

Selain mengkonsumsi tahu, atau makanan olahan kedelai yang lain, kita juga bisa mencegah pikun dengan rajin bangun di pagi hari, hindari begadang, dan menjaga pola hidup sehat. Kurangi konsumsi makanan cepat saji atau yang mengandung MSG dalam jumlah banyak.

Tapi jika anda masuk dalam kategori Lansia, Pikun adalah salah satu penyakit yang wajar dan sulit diobati. Karena faktor usia yang semakin menua juga membuat kinerja otak semakin menurun.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *