Wednesday, 2/12/2020 | 6:16 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Calon Ibu Wajib Tahu ! Begini Proses Melahirkan Normal

Setelah tahu sedang mengandung bayi dalam rahimnya, para Calon Ibu biasanya akan langsung memikirkan beberapa hal, termasuk diantaranya proses persalinan atau melahirkan yang dianggap sebagai periode terberat bagi mereka.

Sejauh ini, hanya ada dua metode melahirkan antara lain metode operasi caesar dan metode normal. Metode Normal disini adalah dengan tanpa melakukan operasi bedah perut untuk mengeluarkan bayi yang ada dalam kandungan.

Metode melahirkan normal hanya memerlukan bantuan tenaga dari calon ibu dan tentu saja dokter atau bidan dan beberapa perawat. Mungkin sudah terbayang bagaimana melahirkan secara normal tersebut, tapi tidak banyak yang tahu prosesnya. Nah, berikut ini adalah prosedur atau proses melahirkan secara normal.

1. Kontraksi Rahim

Saat sudah menjelang detik-detik proses melahirkan, Calon ibu akan merasakan kontraksi pada rahim mereka. Tapi jangan sampai tertipu kontraksi palsu, cara membedakannya adalah kontraksi asli akan berlangsung secara konsisten setiap hampir lima menit sekali. Jika sudah merasakan kontraksi rahim, maka segeralah pergi ke Rumah Sakit atau Bidan.

2. Pembukaan

Proses Melahirkan bakal dibuka dengan pembukaan. Pada periode ini, akan keluar cairan berupa lendir dan kebanyakan bercampur darah. Kondisi ini terjadi karena rahim dan serviks sudah terbuka dengan posisi mendatar. Selama periode ini, kontraksi akan terus dirasakan Calon Ibu, bahkan semakin intens.

Tahap ini terbagi atas 2 fase. Fase pertama yakni pembukaan serviks yang berlangsung lambat sampai pembukaan 3 cm. Fase kedua terbagi atas 3 sub fase yaitu akselerasi, steady, dan deselerasi. Sedangkan fase ketiga atau fase terakhir adalah terbukanya jalan lahir sampai ukuran 10 Cm. Jika sudah mencapai pembukaan tersebut, maka berarti Bayi sudah siap dilahirkan.

3. Pecah Ketuban

Biasanya, saat bayi berusaha keluar lewat jalan lahir mereka, diiringi dengan pecahnya ketuban, bahkan sampai-sampai air ketuban juga ikut merembes keluar.

4. Keluarnya Bayi

Pada tahap ini, rasa mulas yang dirasakan semakin hebat dan sering. Kepala bayi akan terus turun hingga masuk pada ruang panggul sehingga terjai tekanan pada otot-otot dasar panggul yang secara reflektoris menimbulkan rasa mengeden. Ibu merasa seperti mau buang air besar dengan tanda anus terbuka. Hal ini terjadi karena pergerakan bayi yang akan keluar atau lahir.

5. Plasenta

Setelah bayi lahir, 15 menit berselang, plasenta akan keluar dari jalan lahir tersebut. Tentu saja Dokter atau bidan meminta ibu untuk kembali mengedan agar plasenta ini keluar. Setelahnya barulah proses jahit akan dilakukan dokter atau bidan pada sobekan yang mereka lakukan dibawah vagina untuk mempermudah keluarnya si kecil.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *