Wednesday, 2/12/2020 | 6:38 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Gara-Gara Minum Obat Kuat, Pria ini Alami Gangguan Pengelihatan

Segala macam usaha dilakukan kaum pria yang mengalami disfungsi ereksi untuk memuaskan pasangan mereka di atas ranjang. Salah satunya dengan mengkonsumsi obat kuat.

Obat kuat yang beredar di pasaran ada cukup banyak, tapi yang paling dikenal adalah Viagra. Obat kuat yang satu ini sudah terkenal seantero dunia. Testimoni nya pun memuaskan, sehingga tak heran orang-orang memilih Viara sebagai solusi.

Sejauh ini, orang-orang yang mengkonsumsi Viagra sebagai obat kuat tidak menemukan masalah, namun kadang ada yang melaporkan mengalami efek samping dari obat tersebut. Sepertti yang baru-baru dialami seseorang yang pengelihatannya terganggu setelah mengkonsumsi Viagra.

Terganggu bukan berarti kebutaan, hanya saja pria tersebut melihat semua benda memiliki warna yang sama, Biru. Laporan terbaru dalam jurnal Frontiers in Neurology menyebut ada 17 kasus pria datang ke rumah sakit di Turki dengan masalah penglihatan.

Semuanya punya sejarah mengonsumsi sildenafil, dimana kandungan tersebut memang ditemukan di Obat Kuat Viagra. Masalah yang dilaporkan di antaranya penglihatan kabur, sensitif terhadap cahaya, berkurangnya ketajaman mata, perubahan persepsi warna, dan pengelihatan berubah jadi biru.

Biasanya, Efek dari Viagra seperti yang disebutkan diatas biasanya akan hilang dengan sendirinya selama dua sampai tiga jam. Akan tetapi, menariknya yang dialami pria dengan pengelihatan biru justru dialami selama 24 jam.

“Saya ingin menekankan bahwa masalah mata dan penglihatan yang bertahan lama mungkin bisa dialami sebagian kecil pengguna,” kata Dr Cuneyt seperti dikutip dari Live Science, Rabu (12/2/2020).

Lantas, bagaimana kandungan dalam obat Viagra bisa membuat pengelihatan menjadi biru ? Besar kemungkinan ini berhubungan dengan enzim bernama phosphodiesterase type 6 (PDE6). Enzim tersebut ada pada sel yang sensitif terhadap cahaya di mata dan dapat terpengaruh oleh sildenafil.

Kasus efek samping seperti ini terbilang sangat langka, bahkan baru pertama kali terjadi. Namun wajar saja, pria tersebut tidak mendapat pengawasan dari dokter sebelum mengkonsumsi Viagra.

Jadi, penggunaan Viagra atau obat kuat lainnya boleh-boleh saja, asalkan sesuai dengan anjuran dokter. Karena bisa saja kita alergi terhadap salah satu kandungan dalam obat tersebut.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *