Wednesday, 2/12/2020 | 5:59 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Olahraga yang Cocok Untuk Para Penderita Hipertensi

Olahraga adalah salah satu bagian dari pola hidup sehat untuk mencegah datangnya penyakit, dan menjaga tubuh tetap dalam kondisi bugar. Setiap orang tentu perlu berolahraga, selain menjaga kebugaran, usia manusia juga cenderung lebih panjang jika senang berolahraga.

Tapi perlu diperhatikan juga, bagi mereka yang mengidap penyakit tertentu, disarankan menghindari olahraga tertentu juga. Misalnya penderita Hipertensi, mereka yang memiliki tensi darah tinggi bisa merasakan efek yang sangat berbahaya jika melakukan olahraga yang salah.

Bahkan, pembuluh darah bisa pecah andai olahraga yang dilakukan salah. Karenanya, berikut ini ada beberapa olahraga yang cocok bagi mereka para penderita hipertensi atau tensi darah tinggi.

1. Berenang

Sebagai informasi, Berenang termasuk jenis olahraga yang bersifat tidak terlalu intens, namun baik untuk kesehatan jantung dan pengidap hipertensi. Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa berenang sebanyak 3-4 kali dalam seminggu selama 12 minggu secara rutin dapat mengurangi penyakit hipertensi.

Olahraga ini sangat efektif bagi para pengidap hipertensi, terutama mereka yang sudah lanjut usia, atau lansia.

2. Jalan kaki

Berjalan kaki juga bisa jadi olahraga lho, khususnya untuk pengidap hipertensi. Dengan rutin jalan kaki, jantung dan pembuluh darah bisa lebih sehat. Disamping cocok untuk para penderita hipertensi, berjalan kaki juga bisa mengurangi resiko diabetes dan juga kolesterol.

3. Bersepeda

Bersepeda termasuk salah satu jenis olahraga yang disukai banyak orang. Kabar baiknya, para penderita hipertensi sangat diperbolehkan olahraga dengan bersepeda. Studi menunjukkan bahwa bersepeda selama 30 menit membuat jantung dapat memompa darah lebih teratur, sehingga dapat mengurangi tekanan darah.

4. Yoga

Selain bersepeda, yoga juga ternyata baik untuk menurunkan tekanan darah. Meskipun tidak turun terlalu banyak, tapi sudah cukup untuk mengurangi risiko penyakit jantung sebanyak 7 persen dan risiko stroke sebesar 10 persen.

5. Aerobik

Aerobik adalah salah satu olahraga ritmik, yang dilakukan secara berulang-ulang. Olahraga jenis ini sudah terbukti dapat menurunkan resiko hipertensi, karena gerakannya tidak ekstrem namun tetap efektif. Selain itu, jantung juga akan lebih tertatur dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *