Thursday, 29/10/2020 | 2:27 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Lagi, Kasus Radang Paru-Paru Karena Kebiasan Vaping

‘Vaping’ merupakan istilah untuk kebiasaan menghisap Vape atau rokok elektrik. Anggapan yang beredar di kalangan masyarakat, Vape atau Rokok Elektrik merupakan salah satu alternatif untuk menghentikan kebiasaan merokok.

Namun, faktanya sampai saat ini tidak ada bukti yang memperlihatkan bahwa Vaping dapat menghentikan kebiasaan merokok seseorang. Padahal, dalam Vaping tersebut juga terdapat beberapa kandungan dalam rokok, termasuk Nicotine yang menimbulkan dampak seperti kecanduan.

Meski begitu, tetap saja masih banyak orang yang memilih vape ketimbang rokok konvensional. Mereka percaya bahwa Vaping itu lebih sehat dari merokok. Padahal, sudah banyak kasus orang yang mengalami radang paru-paru karena kebiasaan mereka menyedot Vape.

Seperti yang dialami seorang wanita berusia 37 tahun di California baru-baru ini. Dikutip Dailymail, wanita tersebut percaya vape bisa membantunya menjadi lebih sehat, karena berhenti menghisap rokok.

Kebiasaan tersebutpun terus dia lakukan selama lima tahun terakhir, hingga akhirnya pada hari Natal ia terjatuh pingsan dan dilarikan ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit, wanita yang diketahui bernama Julia Itzen tersebut terdiagnosa mengalami radang paru-paru.

Radang paru-paru ini tidak lain disebabkan oleh kebiasaan Vapingnya selama lima tahun terakhir. Dalam istilah kekinian, Radang paru-paru ini disebut sebagai ‘Vape Lung’.

Julia mengaku menggunakan vape, beralih dari rokok konvensional, karena merasa tertarik atas klaim dapat membantu orang dewasa yang berusia 21 tahun ke atas untuk mengurangi risiko kanker paru-paru, emfisema, dan masalah jantung.

Diapun berharap agar orang-orang yang memiliki kebiasaan Vaping dapat menghentikan kebiasaan tersebut.

“Jika kamu ingin mengalami apa yang aku alami, teruslah vaping. Aku sangat beruntung masih bisa hidup setelah itu,” jelas Julia.

Vape atau Rokok Elektrik memang begitu booming selama beberapa tahun terakhir ini. Banyak varian yang ditawarkan pada vape, mulai dari rasa sampai aroma yang dihasilkan. Sasaran mereka adalah remaja-remaja yang baru merokok atau ingin merokok.

Beragam jenis produk beredar di seluruh dunia sejauh ini, di Indonesia sendiri Vape sendiri sudah dikenakan bea cukai oleh pemerintah.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *