Monday, 26/10/2020 | 3:44 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Nekat Makan Hewan Liar, Warga Cina Didenda 100 Juta !

China tampaknya benar-benar serius dalam usaha mereka mencegah penyebaran Virus Corina atau Covid-19 yang semakin menjadi-jadi. Buktinya, Pemerintah China sudah mengeluarkan aturan resmi, bahwa warganya dilarang mengkonsumsi daging hewan liar.

Bukan tanpa alasan, larangan ini tidak lain karena kebanyakan ilmuwan meyakini bahwa virus Corona berasal dari Pasar Seafood yang terletak di Kota Wuhan. Di pasar tersebut tak hanya hewan laut yang dijual, tapi juga daging hewan liar seperti anjing, kelelawar, dan sebagainya.

Dilansir dari Channel News Asia (28/02), pemerintah kota Shenzen menyarankan pemerintah China untuk segera mengeluarkan larangan konsumsi daging hewan liar di sana. Mereka juga memberikan daftar daging hewan yang aman untuk dikonsumsi.

Daging babi, ayam, kambing, sapi dan seafood dianggap sebagai hewan yang aman untuk diolah dan dikonsumsi. Sedangkan hewan lain seperti Anjing dan Kucing dianggap tidak aman, karena kedua hewan tersebut bukan jenis hewan ternak.

Hanya saja, untuk hewan lain seperti Ular, Kura-kura, sampai katak masih belum ada kejelasan. Padahal, daging hewan-hewan tersebut sangat diidolakan masyarakat di Wilayah China selatan. Meski pemerintah kota Shenzen menulis ada 2000 spesies hewan liar yang dilindungi di China.

Untuk mencegah adanya konsumsi daging hewan liar, aturan pun diterapkan pemerintah China. Dan bagi yang melanggar, mereka bisa terkena denda sampai ratusan juta.

“Melarang konsumsi daging hewan liar merupakan praktik yang umum dilakukan di beberapa negara berkembang. Hal ini juga bersifat universal dalam kehidupan modern,” tulis pemerintah kota Shenzhen.

Pemerintah Shenzhen juga menyebutkan bahwa pemerintah China harus menerapkan denda dengan jumlah uang yang besar. Bagi orang-orang yang tertangkap memakan daging hewan liar yang dilindungi bisa di denda 20,000 yuan (Rp 39,867,640), lalu untuk hewan liar yang tidak dilindungi dendanya (Rp 28,816,600).

Sedangkan, bagi mereka yang tertangkap basah menyediakan atau menjajakan daging hewan liar dalam kategori tertentu, akan didenda sebesar 100 Juta Rupiah.

Hingga sekarang, masih ada peninjauan dari Pemerintah China terkait susunan aturan tersebut. Jika sudah disetujui, Aturan ini akan berlaku di seluruh wilayah China.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *