Friday, 23/10/2020 | 5:42 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Bagaimana Nasib The Doctor Musim Depan ? Tergantung Hasil

Nasib Valentino Rossi pada kampanye musim 2021 mendatang masih jadi tanda tanya. Namun, Marco Melandri yang kini bekerja sebagai Komentator menilai bahwa semua tergantung pada hasil akhir musim ini.

Sebagai informasi, Valentino Rossi kini sudah berusia 41 tahun, dan akan melakoni musim ke-25 nya di ajang MotoGP pada tahun 2020 ini. Meski sudah tergolong Uzur, Rider asal Italia tersebut tak lantas berniat untuk gantung sepatu.

Padahal, musim depan posisinya di Tim Monster Energy Yamaha bakal digantikan oleh Rider yang lebih muda, Fabio Quartararo. Menariknya, Rossi tak lantas patah arang begitu saja, dia bertekad untuk tetap membela Yamaha bersama tim Satelit pada musim 2021 mendatang.

Sempat baru-baru ini, pebalap berjuluk ‘The Doctor’ tersebut mengungkapkan bahwa dia akan menggunakan 7 sampai 8 seri balap pertama musim ini sebagai bahan evaluasi performanya. Andai memang masih kompetitif, dia akan membela Petronas Yamaha SRT musim depan.

Tapi jika tidak ? Rossi pun tak bisa berkilah, itu pertanda bahwa dia memang sudah harus gantung mesin.

Masa depan Rossi sekarang masih sulit diprediksi. Tapi Melandri percaya, jika konsisten, Rider asal Italia tersebut akan tetap bermain musim depan dan bersaing dalam perburuan gelar juara.

“Semua ini tergantung pada hasil balapnya. Jika ia melihat dirinya masih bisa tampil kompetitif dan naik podium, menurut saya ia bisa terus balapan. Tapi jika ia hanya memperebutkan posisi 8, 9, atau 10, ia harus mulai mendengar kata hatinya,” ujar Melandri.

Lebih Lanjut, sosok yang pernah menjadi runner up pada Seri MotoGP tahun 2005 silam tersebut berpendapat bahwa Rossi harusnya sudah memikirkan rencana pasca pensiun.

Akan tetapi, dia sadar bahwa hanya sang rider yang berhak menentukan kapan pensiun tanpa intervensi dari siapapun.

“Vale harus tahu hal lain yang bisa ditawarkan hidup, dan mempertimbangkan perubahan. Ide pensiun memang menakutkan, karena memikirkan perubahan saja sudah menakutkan. Tapi Anda tetap harus mendengarkan kata hati, tak seorang pun bisa menyuruh Anda kapan harus melakukannya,” tutupnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *