Wednesday, 28/10/2020 | 10:26 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Rossi Ragu Seri Pertama di Jerez Bisa Digulirkan

Pihak MotoGP telah sepakat untuk menggelar seri pertama musim 2020 ini di Sirkuit Jerez, Spanyol pada tanggal 1 sampai 3 Mei 2020 mendatang. Para rider tentu sudah tak sabar mengaspal lagi, namun Valentino Rossi mengaku pesimis.

Pandemi Virus Corona memang sudah mengancam hampir semua negara di muka bumi ini. Italia tercatat sebagai negara Eropa terparah yang terpapar wabah ini. Penyebarannya yang begitu cepat membuat semua negara mulai melakukan tindakan preventif.

Termasuk diantaranya dengan menunda sejumlah agenda Internasional, tak terkecuali gelaran motoGP 2020.

Seri pertama di Qatar, seri kedua di Thailand, seri ketiga di Texas, dan seri Ke empat di Argentina dipastikan tertunda karena pihak pemerintah setempat tak ingin ambil resiko.

Pada akhirnya MotoGP seri pertama tahun ini baru akan digelar pada 1 sampai 3 Mei 2020 mendatang di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Berbicara mengenai seri pertama di Jerez nanti, Rider Monster Yamaha Valentino Rossi tampak sangat pesimis. Hal ini ia sampaikan dalam sesi Instagram Live dengan sang sahabat yang juga seorang penyanyi kenamaan, Lorenzo Jovanotti, pada Kamis (19/3/2020).

Sebelumnya, ada Direktur olahraga ducatti corse, Paolo Ciabiatti yang merasa bahwa seri pertama musim ini baru bisa digelar pada Juni atau Juli mendatang. Sekarang, Rossi pun mengutarakan pendapat yang sejalan.

“Aku selalu berdiskusi dengan semua orang yang mengatur kejuaraan, dan juga orang-orang Yamaha. Menurutku, bersikap realistis, balapan di Jerez, Le Mans, dan Mugello bakal sulit dilakukan,”

“Tiga balapan ini digelar pada Mei, dan aku tak tahu bagaimana situasinya nanti pada bulan itu, dan apakah kondisinya memang sudah baik untuk menggelar balap motor,” ujar Rossi kepada Jovanotti seperti yang dikutip Motorsport.com.

Spanyol sendiri adalah salah satu negara yang sudah terjangkit wabah virus ini. Dengan fakta bahwa sampai sekarang belum ada vaksin yang ditemukan, Negeri Matador pun ‘me-lockdown’ masyarakat mereka untuk mengontrol tingkat penyebaran virus tersebut.

Jadi, jika kondisinya tak kunjung mereda sampai Mei, bukan tidak mungkin MotoGP akan kembali tertunda.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *