Wednesday, 28/10/2020 | 6:13 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Terjangkit Virus Corona Tak Langsung Memunculkan Gejala

Data yang ada di seluruh dunia sejauh ini mencatat temuan kasus Virus Corona sudah mencapai angka lebih dari 1 Juta Kasus !

Ada beberapa faktor yang menjadi alasan kenapa penyebaran wabah ini melesat cepat. Selain karena bisa menular lewat sentuhan tidak langsung, juga karena banyak yang tak sadar sedang terjangkit virus tersebut.

Pasalnya, orang yang terjangkiti oleh Virus COVID-19 tidak akan seketika langsung merasakan gejala sebagaimana yang terdengar di media-media.

Gejalanya sendiri relatif berbeda-beda setiap pasien yang sudah terjangkit. Ada yang merasakan gejala demam, batuk, sesak napas, dan diare. Di satu sisi, ada juga yang merasakan gejala unik seperti kehilangan indra penciuman dan indra perasa.

Hanya saja, ada satu hal yang menjadi kesamaan, bahwa gejala-gejala itu tidak akan muncul begitu tubuh terjangkiti Virus Corona. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gejala tersebut baru akan muncul antara 2-14 hari setelah terinfeksi virus.

Bahkan, studi membuktikan bahwa 97 persen Pasien COVID-19 baru merasakan gejala-gejala umum pada hari ke-11 setelah terinfeksi.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa rata-rata periode inkubasi yang dialami oleh si pasien COVID-19 adalah kurang lebih lima hari. Karenanya, tak heran penyebaran virus ini tidak disadari, karena orang-orang akan tetap beraktivitas seperti biasa jika mereka tak merasakan gejala-gejala yang disebutkan.

Untuk mengetahui lebih jelasnya, Rumah Sakit Zhongnan, di Wuhan mengidentifikasi pola gejala yang dialami pasien COVID-19. Akhirnya mereka menemukan dua fase gejala, pertama berlangsung selama tujuh hari dan berikutnya dua minggu.

Gejala-gejala ringan seperti Batuk, Demam, sampai diare adalah fase pertama atau fase ringan. Sedangkan fase kedua adalah fase yang lebih berat, biasanya mereka akan merasa sesak nafas, atau tubuh terasa sangat lelah padahal tidak beraktivitas berat.

Cerita yang berbeda dialami ibu menyusui, dimana biasanya mereka sudah merasakan gejalanya sejak hari kelima. Biasanya ketika itu mereka sudah kesulitan memberikan ASI kepada si kecil. Pun juga dengan Usia Lanjut, atau Lansia.

Para Lansia akan lebih cepat merasakan gejalanya, selain karena faktor usia yang membuat kekebalan tubuh menurun, juga karena penyakit bawaan.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *