Wednesday, 28/10/2020 | 5:03 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

iPhone SE bakal Laris Manis, Hanya Saja…

Dengan segala fitur yang ditawarkan dan dikemas dalam harga yang relatif terjangkau, produk baru Apple, iPhone SE diprediksi akan laris terjual di pasaran. Hanya saja, keuntungan dari penjualan ini dianggap belum mampu ‘mengcover’ situasi selama pandemi Virus Corona.

Seperti diketahui, Apple memang telah merilis Ponsel terbaru mereka dengan nama iPhone SE 2020. Seri ini adalah seri terbaru dari generasi sebelumnya, iPhone SE yang rilis pada tahun 2016 silam.

Ada beberapa pembaruan yang dibenamkan Apple dalam generasi kedua dari iPhone SE ini, mulai dari body, kamera hingga jeroannya. Sama seperti pendahulunya dulu, iPhone SE 2020 juga mengusung jeroan terbaru Apple namun dengan desain lawas mirip iPhone 8.

Sebagai informasi, iPhone SE generasi pertama mengusung jeroan yang sama dengan iPhone 6s namun dengan balutan body yang sama dengan iPhone 5s. Strategi ini dilakukan Apple dengan tujuan menekan harga penjualan.

Ya, iPhone SE 2020 juga dibanderol dengan harga yang relatif terjangkau, dibandingkan seri iPhone 11 yang juga dibenamkan chipset Apple A13 Bionic.

Karenanya, iPhone SE 2020 ini diprediksi Ming Chi Kuo (analis dari TF Securities) bakal laris manis di pasaran. Hanya saja, menurutnya keuntungan dari penjualan iPhone SE 2020 ini masih belum bisa menutupi situasi yang dialami Apple selama pandemi COVID-19 ini.

“Tantangan tersulit dari COVID-19 untuk merek smartphone adalah imbas negatif pada daya beli setelah wabah, jadi konsumen lebih memilih model spesifikasi atau harga lebih rendah atau menghentikan pembelian,” tulis Kuo, dikutip detikINET dari CNBC.

Peluncuran iPhone terbaru pun kemungkinan mengalami penundaan walaupun tidak lama. Biasanya generasi anyar iPhone meluncur di sekitar bulan September.

Beberapa pakar dan analisis lainnya juga memprediksi hal serupa, pasalnya Pandemi COVID-19 ini memang benar-benar melumpuhkan ekonomi masyarakat dunia. Bahkan, tidak sedikit yang menyarankan agar para pemilik Saham Apple untuk melakukan aksi Jual.

Wajar saja, Vaksin untuk Virus Corona sampai saat ini masih belum ditemukan, sedangkan angka penyebarannya sangat masif di beberapa negara. Termasuk Indonesia yang sudah menemukan lebih dari 7700 kasus Corona sejauh ini.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *