Tuesday, 20/10/2020 | 11:47 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Ini Ternyata Yang Buat Pedrosa dan Lorenzo jadi Akur

Banyak orang yang heran melihat Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo kini jadi dua insan yang tampak sangat akur. Pasalnya, saat masih aktif balapan, keduanya terlibat rivalitas yang amat sengit.

Rivalitas antara Pedrosa dan Lorenzo memanas ketika keduanya masih bermain di seri GP250 15 tahun silam. Saat itu, Pedrosa menjadi saksi pelanggaran yang dilakukan Lorenzo terhadap Alex de Angelis. Karena pengakuan Pedrosa, Lorenzo dilarang ikut serta pada seri Malaysia.

Lorenzo jelas tak terima, dia pun terlibat cekcok dengan Pedrosa. Bahkan, cekcok antara kedua rider ini juga sampai terbawa ke luar sirkuit balap.

Juan Carlos I sebagai Raja Spanyol sempat memaksa kedua rider ini untuk berjabat tangan saat hendak akan naik ke podium pada seri Jerez di tahun 2008 silam. Rivalitas Lorenzo dan Pedrosa terus berlangsung selama bertahun-tahun berikutnya, dan baru mereda di tahun 2012.

Pedrosa yang kini bekerja sebagai Test Rider KTA, mengenang momen rivalitas tersebut, dan mengakui bahwa itu menghadirkan motivasi tambahan baginya.

“Tadinya, rivalitas kami sangat hebat. Rivalitas ini membuat kami berkembang. Sebuah motivasi ekstra untuk melaju lebih cepat,” kenang Pedrosa seperti yang dikutip Motosan.es.

Lantas, apa yang membuat Pedrosa berdamai dan akhirnya akur dengan Lorenzo? Karena kedewasaan keduanya yang menuntut untuk saling hormat sesama pebalap.

“Dibutuhkan kedewasaan, pengalaman, dan banyak hal terjadi agar Anda paham situasi. Anda akan paham bahwa apa yang dilakukan rider lain sangatlah berat, karena Anda juga melakukan hal yang sama. Dengan begitu, rasa hormat untuk rival akan tumbuh, begitu juga rasa kagum,”

“Berkali-kali balapan dan naik podium bersama membuktikan bahwa ia memang layak mendapatkan rasa hormat yang juga Anda dapatkan. Secara bertahap, rasa hormat kami pun tumbuh dan saya rasa ini bagus,” lanjutnya.

Sekarang, baik itu Dani Pedrosa maupun Jorge Lorenzo sudah sama-sama gantung helm alias pensiun. Bahkan, keduanya juga sama-sama bekerja sebagai test Rider. Pedrosa bekerja di KTA, sedangkan Lorenzo bekerja sebagai test rider Yamaha musim ini.

Lorenzo baru memutuskan pensiun di akhir tahun 2019 kemarin karena cedera punggung.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *