Friday, 30/10/2020 | 6:49 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Tawon ‘Pembunuh’ Kini Jadi Teror Mengerikan di Amerika

Amerika Serikat sedang menghadapi pandemi Virus Corona, dengan lebih dari 1,2 kasus yang telah terkonfirmasi sejauh ini. Belum tuntas masalah Virus tersebut, Warga disana justru ‘diteror’ oleh kemunculan komplotan tawon ‘pembunuh’.

Disebut sebagai tawon pembunuh karena mereka tak segan memutilasi komplotan lebah, bahkan sengatannya pada Manusia sangat berbahaya bisa berujung pada kematian. Orang yang tersengat akan merasakan seperti terkena logam panas pada kulit mereka.

Sekarang, teror Tawon Pembunuh ini sedang terjadi di Washington, AS. Ada serangan tawon besar seukuran 5 cm. Dilaporkan bahwa sengatan tawon tersebut bisa menembus baju pelindung peternak lebah.

Sebelumnya, Tawon ini sempat membunuh 50 orang di jepang beberapa tahun lalu, dan biasanya jenis tawon ini hidup di kawasan asia timur serta asia tenggara. Entah kenapa serangga mematikan ini bisa ada dan berkembang biak di Amerika.

Kasus di Amerika dilaporkan pertama kali oleh peternak lebah Ted McFall. Yang mengerikan adalah bagaimana kawanan tawon tersebut memutilasi para lebah dengan memotong kepala mereka.

“Tawon hijau Asia menggunakan mandibula yang berbentuk seperti sirip hiu tajam untuk menghabisi sarang lebah madu dalam hitungan jam, memotong kepala lebah dan terbang membawa thoraxnya untuk makan tawon muda,” demikian diberitakan New York Times.

Tawon Pembunuh ini memiliki ciri-ciri yang mudah dikenali, karena matanya memanjang seperti kostum Spider-man. Kemudian tubuhnya juga memiliki corak belang berwarna oranye dan hitam. Kemudian sayapnya juga cenderung lebih panjang, hampir sama dengan capung.

Ukurannya tidak seperti tawon pada umumnya, bisa tumbuh sampai 2 inchi atau sekitar 5cm.

Entomologis dari Washington State Department of Agriculture, Chris Looney berharap agar pihak berwajib segera menumpas tawon ini. Jika tidak segera, dicemaskan dalam beberapa tahun ke depan jumlahnya terus meningkat sehingga sulit untuk dibasmi.

“Kalau tidak bisa bisa dicegah dalam beberapa tahun ke depan, ini kan jadi terlambat,” ujarnya.

Belum diketahui sejauh ini, apakah tawon jenis ini juga berkembang biak di Indonesia. Yang jelas, tawon predator tersebut biasanya hidup di daerah hutan dan pegunungan.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *