Thursday, 22/10/2020 | 6:13 UTC+7
Berita Otomotif Indonesia

Marc Marquez Tak Menutup Kemungkinan Gabung Ducati

Rider asal Spanyol Marc Marquez tak membantah kabar yang menyebut dirinya sempat didekati oleh Pabrikan asal Italia, Ducati. Sayangnya, Rider berusia 27 tahun ini tidak bisa menerima pinangan Ducati karena sudah terlanjut menyepakati kontrak empat tahun bersama tim Repsol Honda.

Pabrikan asal Jepang memang menghadirkan kejutan luar biasa di Paddock MotoGP pada bulan Februari lalu. Bagaimana tidak? Honda mencapai kesepakatan dengan Marc Marquez untuk kontrak baru berdurasi empat tahun.

Kontrak berdurasi empat tahun sebelumnya tidak pernah ada dalam sejarah MotoGP, jadi Marc Marquez adalah rider pertama yang mendapatkan kontrak selama itu.

Juara dunia delapan kali itu juga mengaku terkejut dengan tawaran kontrak anyar berdurasi empat tahun yang disodorkan Honda.

“Ini ide Honda. Jujur saja, saya sendiri tak kepikiran. Saat kami diskusi, kami lihat Honda sebagai proyek juara. Tak ada tim yang lebih berprestasi ketimbang Honda dan mereka percaya pada saya. Ternyata kontraknya berdurasi empat tahun, ini pertama dalam sejarah,” ujar Marquez.

Dengan fakta bahwa saat ini usianya 27 tahun, berarti Marc Marquez akan berusia 31 tahun ketika kontraknya dengan Honda berakhir. Hal tersebut yang membuat rider asal Spanyol ini tak lantas menutup kemungkinan hengkang ke Pabrikan lain sebelum gantung helm, termasuk Ducati.

“Saya berusia 27 tahun, punya kontrak baru berdurasi empat musim. Anda takkan pernah tahu. Saya dengar orang yang bilang saya harus menang dengan motor lain juga, tapi keputusan ini berdasar hati saya,” ungkap kakak Alex Marquez ini.

Lebih Lanjut, Marc Marquez mengaku tidak menyesal karena telah mengikat kontrak empat tahun dengan pabrikan asal Jepang.

Baginya, ini adalah balas budi terhadap apa yang sudah dilakukan Honda kepadanya. Marquez merasa bahwa Tim Sayap Tunggal itu adalah yang berjasa memberikannya kesempatan naik ke MotoGP.

“Honda lah yang memberi saya kesempatan naik dari Moto2 ke MotoGP dan juara. Saya juga dihubungi oleh Ducati, yang meminta informasi. Tapi dari sudut pandang olahraga, Honda adalah proyek terbaik. Saat ini saya menolak mereka, tapi di masa depan, siapa tahu?” tutupnya.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *